Putus Rantai Stunting, Pariaman Gandeng HAKLI Perkuat Sanitasi di Koto Marapak

Hendra Efison • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 12:10 WIB
Pencanangan Kampung Sanitasi, Program BILINK HAKLI, dan Kampanye GERMAS di Desa Koto Marapak, Kecamatan Pariaman Timur, Jumat (28/8/2026).
Pencanangan Kampung Sanitasi, Program BILINK HAKLI, dan Kampanye GERMAS di Desa Koto Marapak, Kecamatan Pariaman Timur, Jumat (28/8/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM – Pemerintah Kota Pariaman menggandeng Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) untuk memperkuat sanitasi dan perilaku hidup sehat sebagai bagian dari upaya memutus rantai stunting di daerah tersebut.

Upaya itu ditandai dengan pencanangan Kampung Sanitasi, Program BILINK (Bina Lingkungan) HAKLI, serta Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Desa Koto Marapak, Kecamatan Pariaman Timur, Jumat (28/8/2026).

“Kami memberikan apresiasi yang tinggi atas terlaksananya kegiatan yang kita laksanakan hari ini, dimana hal ini menunjukkan bahwa membangun kesehatan masyarakat, tidak dapat dilakukan oleh Pemerintah sendiri, dibutuhkan kerjasama dan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat,” ujar Wali Kota Pariaman Yota Balad.

Yota menilai menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab masyarakat. Membuang sampah sembarangan, mencemari air, membiarkan lingkungan kotor, maupun tidak menjaga kebersihan rumah ibadah merupakan perilaku yang perlu diperbaiki bersama.

Stunting Pariaman Turun

Yota menyebutkan angka stunting Kota Pariaman menunjukkan tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data 2021 hingga 2024, angka stunting turun dari 20,3 persen pada 2021 menjadi 18,4 persen pada 2022, kemudian 17,7 persen pada 2023 dan 15,7 persen pada 2024.

Angka tersebut berada di bawah rata-rata Provinsi Sumatera Barat yang disebut mencapai 24,2 persen pada 2024.

Yota menilai capaian tersebut menunjukkan efektivitas intervensi lintas sektor serta komitmen pemerintah dan masyarakat dalam mempercepat penurunan stunting.

“Capaian ini menunjukkan efektivitas intervensi lintas sektor serta komitmen kuat Pemerintah Kota Pariaman dalam percepatan penurunan stunting melalui berbagai program intervensi gizi spesifik dan sensitif, dukungan lintas sektor serta partisipasi aktif masyarakat,” katanya.

Sanitasi Jadi Bagian Pencegahan Stunting

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Rudy Repenaldi Rilis, mengatakan derajat kesehatan masyarakat sangat dipengaruhi kondisi lingkungan tempat tinggal.

Air bersih, sanitasi, pengelolaan sampah, kebersihan rumah dan lingkungan, pemberantasan sarang nyamuk, serta perilaku hidup bersih dan sehat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan kesehatan.

“Kita tidak hanya ingin masyarakat mengetahui apa itu lingkungan sehat, tetapi kita ingin masyarakat mampu menerapkan dan mempertahankannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Rudy.

Ketua HAKLI Kota Pariaman, Syaiful Indra, mengatakan kegiatan tersebut mengusung slogan “AYOK GAS” atau Ayo Kampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.

Adapun tema kampanye yang diusung adalah “Putus Rantai Stunting dengan Sanitasi”. Menurutnya, pencanangan Kampung Sanitasi, Program BILINK HAKLI, dan Kampanye GERMAS merupakan bagian dari keberlanjutan pembinaan peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Program tersebut berfokus pada pencapaian maksimal lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), khususnya di Desa Koto Marapak dan secara umum di wilayah Kota Pariaman.

Dalam kegiatan tersebut, HAKLI juga menghadirkan Ketua HAKLI Sumbar, Miladil Fitra, dan Direktur Bank Sampah Ampang Saiyo Mandiri Kota Padang, Nora Fitriawati, sebagai narasumber untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga dan memberdayakan lingkungan.

Pencanangan Kampung Sanitasi ditandai dengan pemukulan gendang tambua secara bersama. Kegiatan tersebut turut melibatkan jajaran pemerintah, puskesmas, organisasi profesi kesehatan, mahasiswa Poltekkes Kemenkes Padang, tokoh masyarakat, serta warga Desa Koto Marapak.

Yota berharap kolaborasi tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendorong terwujudnya lingkungan sehat, masyarakat sehat, dan generasi Pariaman yang lebih baik.(*)

Editor : Hendra Efison
stunting Pariaman sanitasi Koto Marapak HAKLI Pariaman Kampung Sanitasi Pariaman Poltekkes Kemenkes Padang