Tak Cukup Cek Komposisi, Orang Tua Perlu Tahu Asal dan Proses Susu Formula

Hendra Efison • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 15:23 WIB
Proses pemerahan susu di peternakan FEIHE, Qiqihar, China. Suhu lingkungan dijaga nyaman dan musik diperdengarkan untuk menciptakan suasana tenang bagi sapi.
Proses pemerahan susu di peternakan FEIHE, Qiqihar, China. Suhu lingkungan dijaga nyaman dan musik diperdengarkan untuk menciptakan suasana tenang bagi sapi.

PADEK.JAWAPOS.COM— Orang tua tidak cukup hanya memeriksa komposisi pada kemasan ketika memilih susu formula untuk anak. Mereka juga perlu mengetahui asal susu, proses pemerahan, pengolahan, hingga pengendalian kualitas sebelum produk sampai ke konsumen.

Informasi tersebut menjadi bagian dari transparansi yang diperkenalkan AceKid melalui program Ace Fresh Journey. Program itu mengajak lebih dari 30 ibu dan orang tua Indonesia bersama Brand Ambassador, figur publik, ahli, dan mitra AceKid melihat langsung ekosistem produksi FEIHE AceKid di Qiqihar dan Smart Factory di Harbin, China.

Peserta melihat rangkaian proses mulai dari peternakan, pemerahan dan pengumpulan susu segar, hingga proses manufaktur dan pengendalian kualitas.

Lucky Zheng, Marketing Director FEIHE AceKid Indonesia, mengatakan orang tua perlu mengetahui sumber susu dan cara produsen menjaga kualitasnya.

“Orang tua perlu mengetahui bukan hanya informasi nutrisi pada kemasan, tetapi juga dari mana sumber susu berasal dan bagaimana kualitasnya dijaga,” ujar Lucky.

Menurut informasi yang disampaikan FEIHE AceKid, perusahaan mengelola 15 peternakan mandiri dengan sekitar 150.000 ekor sapi di kawasan Golden Milk Source 47° Lintang Utara. Peternakan tersebut menjadi bagian awal dari perjalanan susu sebelum masuk ke fasilitas produksi.

FEIHE AceKid menyebut proses pemerahan dilakukan secara otomatis dan terjadwal. Setelah pemerahan, perusahaan mengklaim susu segar langsung didinginkan pada suhu 0–4 derajat Celsius dan dikirim ke fasilitas produksi dalam waktu sekitar dua jam.

Perusahaan juga mengklaim susu segar yang dihasilkan memiliki jumlah bakteri 20 kali lebih rendah dibandingkan standar Uni Eropa.

Melihat Proses Produksi

Setelah melihat proses di peternakan, peserta juga mengunjungi FEIHE AceKid Smart Factory di Harbin. Menurut FEIHE AceKid, fasilitas tersebut mengolah susu segar sebagai komposisi utama menggunakan One-Step Fresh Process.

Perusahaan menyebut setiap batch produk melewati 25 tahapan produksi dan 411 pemeriksaan kualitas sebelum dinyatakan memenuhi standar perusahaan.

Denny Sumargo, Brand Ambassador AceKid, mengatakan kunjungan tersebut memberinya pemahaman bahwa orang tua perlu melihat proses di balik produk yang mereka pilih.

“Selama ini kita mungkin lebih banyak melihat informasi yang ada di kemasan tanpa benar-benar tahu bagaimana produk tersebut dibuat,” ujar Denny.

Pengalaman serupa disampaikan Ryana Dea, aktris sekaligus ibu. Ia mengatakan kunjungan ke peternakan membuatnya mengetahui bahwa pengelolaan lingkungan peternakan, kesehatan sapi, pakan, dan pemerahan ikut menjadi bagian dari proses menjaga kualitas susu.

Sementara itu, Antik Arifani, content creator sekaligus ibu, mengatakan kunjungan ke Smart Factory memberinya gambaran mengenai proses pengolahan susu hingga menjadi formula.

Sumber Bahan Perlu Diperhatikan

Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang-pediatri sosial, mengatakan orang tua perlu memahami komposisi utama dan sumber bahan ketika memilih susu formula.

“Dalam memilih susu formula anak, orang tua perlu memahami tidak hanya kandungan tambahannya, tetapi juga komposisi utama dan sumber bahan yang digunakan,” ujar Rini.

Menurut Rini, susu segar sebagai komposisi utama serta formulasi tanpa maltodekstrin dan perisa sintetik menjadi beberapa hal yang dapat diperhatikan orang tua.

Ia juga menilai informasi mengenai sumber susu dan proses penjagaan kualitas sejak peternakan hingga fasilitas produksi dapat membantu orang tua memahami produk secara lebih lengkap.

Perspektif serupa disampaikan David Setiawan, Pemilik Raja Susu dan Mitra Ritel AceKid. Menurut dia, orang tua kini semakin aktif mencari informasi sebelum memilih susu formula.

Selain harga dan kandungan nutrisi, konsumen mulai menanyakan komposisi utama, sumber susu, serta proses produksi.

AceKid kemudian mendorong orang tua melakukan “Cek Transparansi”, tidak hanya “Cek Komposisi”. Perusahaan menyediakan sistem keterlacakan melalui QR code pada kemasan untuk memberikan informasi lebih lanjut mengenai sumber susu dan perjalanan produk.

FEIHE mengklaim telah mencatatkan rekam jejak zero food safety accident selama lebih dari 64 tahun. Klaim tersebut disampaikan perusahaan sebagai bagian dari rekam jejak dalam menjaga keamanan dan kualitas produk.

AceKid tetap mendukung pemberian ASI sebagai nutrisi terbaik bagi bayi, termasuk ASI eksklusif selama enam bulan pertama dan dilanjutkan bersama MPASI sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak. Penggunaan susu formula perlu disesuaikan dengan usia dan kebutuhan nutrisi anak serta pertimbangan tenaga kesehatan.(*)

Editor : Hendra Efison
susu formula nutrisi anak susu segar AceKid kesehatan anak