Dokter Spesialis Jadi Fokus Kerja Sama Pemprov Sumbar dan FKUI

Hendra Efison • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 09:45 WIB
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan Dekan FKUI Prof. Dr. dr. Anna Rozaliyani, MBiomed, SpP(K), menandatangani komitmen bersama di Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Dekan FKUI Prof. Dr. dr. Anna Rozaliyani, MBiomed, SpP(K), menandatangani komitmen bersama di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM– Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memperkuat kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) untuk meningkatkan kapasitas tenaga medis, termasuk pengembangan pendidikan dan kompetensi dokter serta dokter spesialis yang dibutuhkan daerah.

Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) kesehatan menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, pembangunan kesehatan tidak hanya bergantung pada ketersediaan rumah sakit, puskesmas, obat, dan peralatan kesehatan.

“Karena itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus memberikan perhatian terhadap peningkatan kompetensi, kualitas, pemerataan, dan pengembangan sumber daya manusia kesehatan,” ujar Mahyeldi.

Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian Pemprov Sumbar, kata Mahyeldi, yakni meningkatkan kapasitas dan kualitas tenaga medis, termasuk membuka ruang pengembangan pendidikan dan kompetensi dokter serta dokter spesialis yang dibutuhkan daerah.

Kerja sama dengan FKUI dinilai strategis karena mempertemukan kapasitas akademik, keilmuan, penelitian, dan pengembangan SDM yang dimiliki FKUI dengan kebutuhan pembangunan kesehatan di Sumatera Barat.

“Kita ingin membangun hubungan yang saling menguatkan. Pendidikan memberikan penguatan kompetensi, penelitian menghasilkan solusi, dan pelayanan kesehatan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” katanya.

Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama antara Pemprov Sumbar dan FKUI di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Mahyeldi berharap kerja sama tersebut membuka semakin banyak kesempatan bagi dokter asal Sumbar untuk mengembangkan kompetensinya sekaligus berkontribusi terhadap penguatan pelayanan kesehatan di daerah.

Kolaborasi itu juga diharapkan memperkuat hubungan FKUI dengan rumah sakit, institusi pendidikan kesehatan, serta fasilitas pelayanan kesehatan di Sumbar. Dengan demikian, pengembangan SDM kesehatan dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan pelayanan masyarakat.

Komitmen Bersama tersebut merupakan penguatan dari kerja sama yang sebelumnya dibangun Pemprov Sumbar dan Universitas Indonesia melalui Kesepakatan Bersama Nomor 120-005/MoU/GSB-2022 dan Nomor 27/NKB/R/UI/2022 yang ditandatangani pada 14 Maret 2022.

Kesepakatan itu mencakup kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengembangan, dan pengabdian kepada masyarakat untuk mendukung peningkatan kualitas SDM, kesejahteraan masyarakat, serta pembangunan Sumbar.

“Komitmen bersama dengan FKUI hari ini merupakan penguatan dari fondasi kerja sama yang telah kita bangun bersama. Kita berharap kerja sama pada tingkat universitas dapat semakin diterjemahkan menjadi kerja sama yang lebih konkret dan dekat dengan kebutuhan pembangunan kesehatan Sumatera Barat,” ungkap Mahyeldi.

Mahyeldi mengapresiasi Universitas Indonesia dan FKUI, khususnya Dekan FKUI Prof. Dr. dr. Anna Rozaliyani, MBiomed, SpP(K), atas komitmen dalam membangun kerja sama dengan Pemprov Sumbar.

“Semoga Komitmen Bersama ini memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Sumatera Barat dan berkontribusi bagi kemajuan kesehatan Indonesia,” tuturnya.(*)

Editor : Hendra Efison
kesehatan Sumatera Barat FKUI SDM kesehatan pemprov sumbar dokter spesialis