PADEK.JAWAPOS.COM - Jajaran Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pasaman kembali mengintensifkan patroli rutin pada Kamis (16/4) malam di wilayah Kecamatan Lubuksikaping. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya preventif dalam menjaga ketertiban dan ketenteraman umum (trantibum), sekaligus menekan potensi penyakit masyarakat (pekat) yang dinilai kian mengkhawatirkan.
Patroli yang berlangsung hingga larut malam tersebut menyasar sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi berkumpulnya remaja, terutama di area yang minim pengawasan. Petugas menyisir kawasan publik, ruang terbuka, hingga sudut-sudut kota yang diduga rawan aktivitas negatif.
Kepala Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pasaman, Yusrizal, menegaskan bahwa kegiatan patroli rutin merupakan langkah penting dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.
“Patroli ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi bentuk komitmen kami dalam mencegah pelanggaran serta menekan praktik penyakit masyarakat di Kabupaten Pasaman,” ujar Yusrizal saat dikonfirmasi, Jumat (17/4).
Dalam operasi tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan zat tertentu. Di antaranya, beberapa kotak obat batuk dalam kemasan yang diamankan dari lokasi tongkrongan remaja.
Menurut Yusrizal, obat batuk tersebut diduga dikonsumsi secara berlebihan oleh kalangan anak-anak dan remaja untuk mendapatkan efek tertentu.
“Kami menemukan beberapa kotak obat batuk yang diduga disalahgunakan. Jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, obat ini bisa menimbulkan efek halusinasi hingga hilang kesadaran atau yang sering disebut ‘nge-fly’,” jelasnya.
Ia menambahkan, penyalahgunaan obat-obatan yang mudah diperoleh ini menjadi fenomena yang perlu diwaspadai bersama. Selain melanggar aturan, tindakan tersebut juga berisiko besar terhadap kesehatan penggunanya.
“Efeknya sangat berbahaya. Tidak hanya merusak kesehatan, tetapi dalam kondisi tertentu bisa menyebabkan kematian. Ini yang menjadi perhatian serius kami,” tegas Yusrizal.
Lebih lanjut, pihaknya mengimbau kepada orang tua dan masyarakat agar lebih aktif dalam mengawasi aktivitas anak-anak, terutama pada malam hari. Peran keluarga dinilai sangat penting dalam mencegah keterlibatan remaja dalam perilaku menyimpang.
Satpol PP Pasaman juga berkomitmen untuk terus meningkatkan intensitas patroli serta menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan dan tokoh masyarakat, guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat. Pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama agar generasi muda kita tidak terjerumus ke hal-hal yang merugikan,” tutupnya.(wni)
Editor : Adriyanto Syafril