Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Guru Penggerak, Harapan Perubahan Pendidikan

Novitri Selvia • Rabu, 8 Mei 2024 | 11:25 WIB

Safaruddin Dt Bandaro Rajo, BUPATI LIMAPULUH KOTA.(TIM LAMAN GURU)
Safaruddin Dt Bandaro Rajo, BUPATI LIMAPULUH KOTA.(TIM LAMAN GURU)
Minggu, 28 April 2024, kami menghadiri dan menyaksikan bagian akhir dari Pendidikan Guru Penggerak Angkatan sembilan Kabupaten Limapuluh Kota yaitu berupa pameran karya hasil belajar. Kegiatan ini diselenggarakan di UPTD SMPN 1 Kecamatan Harau.

Kehadiran kami, selaku kepala daerah merupakan bentuk dukungan terhadap segala upaya peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Limapuluh Kota melalui Program Guru Penggerak. Kami berharap, para Guru Penggerak dapat ikut andil dalam dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kabupaten kita nantinya.

Guru-guru penggerak ini akan menjadi pemimpin pembelajaran di sekolah dengan berbagai terobosan dan inovasi untuk pendidikan yang bermutu di daerah kita. Eksistensi Guru Penggerak di tempat tugas masing-masing akan menjadi suntikan semangat dan harapan baru bagi murid-murid serta menjadi sumber inspirasi bagi teman-teman sejawat hendaknya.

Kehadiran Kami dalam acara panen hasil belajar ini, merupakan bentuk dukungan kepala daerah terhadap segala upaya peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Limapuluh Kota melalui Program Guru Penggerak.

Pelaksanaan Program Guru Penggerak yang diluncurkan oleh Kemendikbudristek, selaras dengan visi dan misi daerah kita yaitu mewujudkan Limapuluh Kota yang madani, beradat dan berbudaya dalam kerangka adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah.

Misi pertamanya adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berbudaya dan berdaya saing berlandaskan keimanan. Kita yakin bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia akan berdampak positif terhadap aspek pembangunan daerah.

Meningkatnya kualitas sumber daya manusia tentu saja akan mendorong peningkatan produktifitas masyarakat, menumbuhkan inovasi dan pengembangan, meningkatkan daya saing global, meningkatkan kualitas hidup serta kesejahteraan masyarakat.

Sumber daya manusia unggul merupakan solusi dalam menyelesaikan permasalah bangsa. Sumber daya manusia yang unggul merupakan kapital intelektual yang memiliki keunggulan, kompetitif dan komperatif, serta siap menghadapi berbagai tantangan pada era globalisasi ini.

Apalagi saat ini bangsa Indonesia dihadapkan pada tantangan eksternal berupa hadirnya revolusi industri yang bertumpu pada cyber-physical system, dengan didukung oleh kemajuan teknologi, basis informasi, pengetahuan, inovasi, dan jejaring, yang menandai era penegasan munculnya abad kreatif.

Tantangan lainnya yang bersifat internal, berupa gejala melemahnya mentalitas anak-anak bangsa sebagai dampak maraknya simpul informasi dari media sosial. Menghadapi tantangan itu semua tentu harus diimbangi dengan pendidikan yang bermutu supaya dapat menjamin tumbuh kembangnya sumber daya manusia yang berkualitas.

Yakni sumber daya manusia yang bisa bertindak cepat, tepat, dan mampu beradaptasi dengan baik dalam mengantisipasi sekaligus mengatasi dampak negatif dari gelombang perubahan besar tersebut. Pendidikan adalah investasi penting dalam pengembangan sumber daya manusia.

Pendidikan juga memiliki peran vital dalam meningkatkan produktifitas dan kualitas sumber daya manusia dan tentu saja akan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial.

Kita menyadari bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Limapuluh Kota akan terwujud jika kita bisa menghadirkan pendidikan yang berkualitas. Lalu apa upaya yang bisa kita lakukan untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas tersebut?

Banyak aspek yang terus dapat kita benahi dan salah satu fokus utama kita adalah peningkatan kualitas guru. Mustahil kita bisa memberikan pendidikan berkualitas jika guru-gurunya tidak kita dorong untuk meningkatkan kompetensi dirinya.

Sebagaimana kita ketahui, dalam upaya meningkatkan kualitas guru-guru Indonesia, pada tahun 2020 pemerintah melalui Kemendikbudristek telah meluncurkan Program Guru Penggerak yang merupakan seri kelima dari kebijakan Merdeka Belajar.

Pada pembukaan Program Guru Penggerak, Mendikbud Nadiem Makarim menyampaikan bahwa Guru Penggerak merupakan pendorong transformasi pendidikan Indonesia, diharapkan dapat mendukung tumbuh kembang murid secara holistik sehingga terwujudnya Pelajar Pancasila.

Guru penggerak dapat menjadi pelatih atau mentor bagi guru lainnya untuk pembelajaran yang berpusat pada murid. Guru penggerak juga diharapkan mampu menjadi teladan dan agen transformasi bagi ekosistem pendidikan.

Tentu saja hal ini menunjukkan betapa pentingnya posisi guru dalam perubahan pendidikan di Indonesia, begitu pula halnya di Lima Puluh Kota. Guru Penggerak diharapkan menjadi ujung tombak dari perubahan yang riil bagi pendidikan Indonesia.

Guru harus selalu berupaya dan mau secara sadar untuk meningkatkan kualitas dirinya. Salah satunya adalah dengan mengikuti Program Guru Penggerak. Oleh sebab itu, selaku kepala daerah, Kami mengimbau guru-guru yang ada di Limapuluh Kota agar dapat mengikuti Program Guru Penggerak.

Melalui Program Guru Penggerak, maka guru punya kesempatan dalam meningkatkan pengetahuan, wawasan dan kompetensi dirinya agar dapat melaksanakan pembelajaran yang bermakna bagi murid. Jika pembelajaran yang diberikan guru telah berpihak kepada murid, maka dapat dipastikan pembelajaran di dalam kelas akan menjadi lebih menyenangkan bagi muird.

Keberadaan guru penggerak diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan, terutama di Limapuluh Kota. Kamipun berharap, Kepada Bapak/Ibu pengawas sekolah, kepala Sekolah agar dapat mendorong dan memotivasi guru-guru kita agar mau mengikuti program guru penggerak.

Guru Penggerak merupakan pendorong transformasi pendidikan, diharapkan dapat mendukung tumbuh kembang murid secara holistik sehingga menjadi Pelajar Pancasila, menjadi pelatih atau mentor bagi guru lainnya untuk pembelajaran yang berpusat pada murid, serta menjadi teladan dan agen transformasi bagi ekosistem pendidikan.

Tentu saja hal ini menunjukkan betapa pentingnya posisi guru dalam meningkatkan kualitas bidang pendidikan. Oleh sebab itu guru penggerak juga harus berperan aktif dalam menggerakkan guru non penggerak agar dapat bergerak secara serentak.

Kami mengajak kita semua mendorong dan memotivasi agar guru-guru di Kabupaten Limapuluh Kota berpartisapasi dalam program ini. Harapan kami, Guru Penggerak ini kepada guru penggerak, agar dapat ikut andil dalam mewujudkan misi pembangunan daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kabupaten kita nantinya.

Guru-guru penggerak ini akan menjadi pemimpin pembelajaran di sekolah dengan berbagai terobosan dan inovasi untuk pendidikan bermutu di daerah kita, Semoga.(Safaruddin Dt Bandaro Rajo, BUPATI LIMAPULUH KOTA)

 

Editor : Novitri Selvia
#Guru Penggerak #UPTD SMPN 1 Kecamatan Harau #Safaruddin Dt Bandaro Rajo