Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

SMP Negeri 2 Payakumbuh, Bentuk Generasi Qur’ani lewat Wisuda Tahfiz

Novitri Selvia • Kamis, 6 Juni 2024 | 10:52 WIB

BIKIN BANGGA: Para siswa SMPN 2 Payakumbuh yang diwisuda foto bersama para guru mereka.(TIM LAMAN GURU)
BIKIN BANGGA: Para siswa SMPN 2 Payakumbuh yang diwisuda foto bersama para guru mereka.(TIM LAMAN GURU)
Sebanyak 33 siswa SMPN 2 Payakumbuh menjalani wisuda tahfiz yang dilaksanakan sekolah pada Rabu (23/5). Kegiatan ini ditandai dengan pawai untuk memeriahkan wisuda tahfiz bagi peserta didik yang sudah menghafalkan Al-Quran dari 1 sampai 3 juz.

Kegiatan ini berlangsung dengan mengambil start dari depan SMPN 2 Payakumbuh Jl. Profesor Dr Hamka yang dilepas oleh kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril, M. Pd. Pawai juga diikuti oleh Kepala Sekolah Defi Marlitra, M.Pd, serta Zamnina, MA selaku ketua panitia dan seluruh majelis guru SMPN 2 Kota Payakumbuh.

Pawai ini di samping diikuti oleh peserta Wisuda tahfiz juga diikuti oleh iring iringan kendaraan yang membawa perwakilan dari siswa wali murid dan majelis guru. Tujuan pawai ini adalah untuk memeriahkan dan merayakan atas keberhasilan peserta didik SMPN 2 Payakumbuh yang sudah melaksanakan program tahfidz, dan berhasil menghafal Al-Quran sesuai dengan tingkatan dan kemampuan masing-masing.

Kepala Dinas Pendidikan Payakumbuh, Dr. Dasril, M.Pd mengapresiasi dan berterimakasih kepada kepala sekolah, majelis guru, guru pembimbing tahfiz, komite sekolah, orangtua murid dan khususnya kepada anak-anak peserta didik yang sudah mampu menjadi hafiz dan hafizah melalui program unggulan tahfiz di SMPN 2 Kota Payakumbuh.

Banyak orang beranggapan bahwa menghafal Al-Quran bisa menjadi beban, padahal sebenarnya menghafal Al-Quran memiliki banyak sekali manfaatnya, salah satunya adalah dapat meningkatkan prestasi belajar anak di sekolah. Menghafal Al-Quran atau biasa dikenal dengan tahfiz memiliki dua hal yang harus dipenuhi, yakni hafal dalam ingatan dan bisa mengucapkannya kembali diluar kepala tanpa membaca Al-Quran atau catatan lain.

Anak yang terbiasa dalam menghafal Al Quran, secara tidak langsung dia akan lebih bisa berdisiplin dan mengatur waktu. Anak akan belajar keseriusan dalam menjalani hidup. Menghafal Al Quran mempunyai pengaruh yang baik dalam pengembangan keterampilan dasar siswa sehingga bisa meningkatkan prestasi akademik mereka.

Dalam kegiatan ini terdapat 10 siswa yang mendapat penghargaan sebagai peserta terbaik mendapat hadiah laptop dari donator. Hadiah kedua bintang mas 1,25 gram dan 0.65 gram, serta meja belajar 3 buah tambah kipas angin. Dan setiap peserta juga diberikan piagam, medali serta sebuah Al-Quran. Semua hadiah berasal dari donatur dan guru-guru.

Sepuluh orang terbaik yaitu atas nama Zaskia Amatullah (3 juz), Dinda Restu Aulia (3 juz), Zulva Kamelia (3 juz), M. Ikram. Kemudian untuk dua juz, yaitu atas nama Zakyatu Annafisa, Raya Andani, Hayatun Nazmi serta yang satu juz atas nama Nadzira, M.Zaky, Mutiara Wijaya. Dalam acara ini Ketua Komite SMPN 2 Payakumbuh, Alhadi Hamid menyambut baik kegiatan tahfiz di SMPN 2 Payakumbuh mendorong agar semakin digiatkan.

Sementara Kepala SMPN 2 Payakumbuh, Defi Marlitra, M. Pd menyampaikan selamat kepada anak-anak yang berhasil diwisuda. “Sangat bangga pada kegiatan Tahfiz ini dan semoga kedepannya akan semakin banyak siswa yang berhasil menghafal Al-Quran sesuai target,” ujarnya.

Salah satu paling menarik adalah ketika anak-anak yang akan diwisuda hafalan alqurannya, didampingi oleh orangtuanya masing-masing. Berarti bahwa proses menghafal bukan hanya peran guru saja yang besar, namun lebih dari itu dukungan orangtua lebih membuat anak-anak mampu mencapai target hafalannya. Apalagi ketika momen anak-anak menyematkan mahkota di kepala orangtua masing-masing. Masya Allah, pecah tangisan orangtua pada saat itu.

Hal itu sebagai simbolis dari hadist Nabi “Barang siapa yang menghafal Al-Quran dan mengamalkan isinya, maka akan dipakaikan kepada kedua orang tuanya mahkota pada hari kiamat. Semoga ini menjadi motivasi, bahwa menghafal itu bukan sekedar mendapatkan berkah dunia saja, namun juga di akhirat insya Allah” ujarnya. (Zulfariani, S.Pd, GURU SMPN 2 PAYAKUMBUH)

Editor : Novitri Selvia
#Wisuda Tahfiz #SMP Negeri 2 Payakumbuh #Zulfariani