PADEK.JAWAPOS.COM-Kemampuan membaca merupakan faktor penting dalam mengembangkan wawasan, pola pikir, dan pemahaman terhadap beragam konteks kehidupan manusia. Upaya membudayakan kegemaran membaca bisa dilakukan di lingkungan sekolah, rumah, dan masyarakat.
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), membaca adalah melihat serta memahami isi dari apa yang tertulis (dengan melisankan atau hanya dalam hati). Kegemaran membaca perlu ditanamkan dan dilatih sedini mungkin. Dukungan dari segala lapisan perlu ditingkatkan.
Inilah yang kita harapkan, menumbuhkan minat baca anak sedini mungkin. Walaupun di lapangan kita banyak melihat, kegemaran membaca ini masih kurang diminati oleh anak-anak. Apalagi saat ini, anak-anak lebih senang memegang gadget daripada buku. Kita tidak bisa memungkiri ini sebuah fakta yang harus kita terima.
Seperti yang dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang dengan mengadakan lomba bertutur bagi siswa SD setiap tahunnya. Saya sangat mengapresiasi kegiatan tahunan yang dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang ini.
Kemampuan membaca merupakan faktor yang harus dikembangkan. Hal ini dulakukan agar anak-anak lebih mencintai budaya membaca. Apalagi membaca cerita yang berasal dari daerah sendiri. Pada 19-20 Juni 2023, bertempat di Hotel Kawana, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang mengadakan lomba bertutur.
Lomba yang mengangkat tema “Tingkatkan Budaya Baca Anak dengan Bertutur” ini patut diapresiasi. Betapa tidak, lomba ini bertujuan menarik minat baca anak-anak tentang buku cerita dan budaya daerah. Apalagi cerita yang dibawakan adalah cerita dari Sumatera Barat. Cerita daerah sendiri yang harus dikenalkan pada anak mulai dari tingkat dasar.
Lomba ini diikuti oleh 25 siswa-siswi yang berasal dari sekolah dasar di Kota Padang. Mereka adalah peserta pilihan yang ditunjuk oleh sekolahnya. Anak-anak hebat yang berani tampil di depan umum untuk berbicara dengan intonasi dan ekspresi yang dimiliki. Tak semua siswa mampu melakukannya.
Alhamdulillah, Ladiesia Syakira Ma’ruf, yang biasa dipanggil Syakira, tampil sebagai pemenang kategori terbaik pada lomba bertutur yang diadakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang. Walaupun belum meraih peringkat 1, siswa kelas 4 SD Semen Padang ini sudah berhasil mengharumkan nama sekolahnya pada lomba bertutur di tingkat Kota Padang.
Perjuangan yang dilalui Syakira tidak mudah. Hanya enam hari waktu yang diberikan untuk latihan sejak dirinya ditunjuk mewakili sekolahnya mengikuti lomba bertutur ini. Awalnya Syakira gamang untuk mengikuti lomba ini. Lomba ini tidak mudah baginya. Sebab, ini adalah kali pertama Syakira mengikuti lomba bertutur ini.
Namun, dukungan penuh yang didapatkan dari guru-guru SD Semen Padang dan orang tuanya, Syakira bisa melewati rintangan ini. Selamat anak hebat. Tetaplah rendah hati dan teruslah berprestasi. Bapak dan Ibu Guru siap membimbingmu.(Yesi Arisanti, S.Pd, GURU SD SEMEN PADANG)
Editor : Novitri Selvia