Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

UPTD SMP Negeri 1 Kecamatan Payakumbuh, Ada Pelajaran Baru Setiap Hari

Novitri Selvia • Rabu, 17 Juli 2024 | 09:24 WIB
SILATURAHMI: Sejumlah guru UPTD SMP Negeri 1 Kecamatan Payakumbuh terlihat akrab.(TIM LAMAN GURU)
SILATURAHMI: Sejumlah guru UPTD SMP Negeri 1 Kecamatan Payakumbuh terlihat akrab.(TIM LAMAN GURU)

PADEK.JAWAPOS.COM-Belajar tidak hanya harus dilakukan di kelas atau pun di sebuah sekolah. Belajar bisa diproses di mana saja, dan kapan saja. Di alam terbuka, ilmu akan lebih banyak diperoleh dibanding di ruang tertutup. Begitu juga dengan usia, bahwa untuk menuntut ilmu tidak saja diusia muda. Bahkan hingga tua, belajarlah dengan tiada henti.

Pepatah mengatakan “Menuntut ilmu/belajar itu dilakukan sejak dari buaian hingga ke liang lahat”. Berarti kalau sudah jadi mayat barulah belajar itu selesai, tamatlah sudah aktivitas menuntut ilmu. Di Minggu, 14 Juli 2024 purna tugas keluarga besar SMPN 1 Kecamatan Payakumbuh mengadakan pertemuan bulanan yang diisi dengan pengajian singkat.

Kali ini di rumah Hasmawati dengan jumlah peserta lebih dari 20 orang dan menyimak tausiah yang disampaikan Ahmad Khusairi Jalil yang akrab dipanggil Un. Judul tausiah, “Gunakan lima perkara sebelum datang lima perkara”, dengan maksud memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Di antaranya, pada urutan kelima menggunakan atau menjaga hidup dengan sebaik-baiknya sebelum ajal menjemput. Di sini, sempat membuat para pendengar menjadi merinding.

Sebagaimana yang diperbincangkan, bahwa kematian tersebut akan datang tanpa diundang, pun tidak dapat ditolok barang seditik pun. Sebenarnya, pengajian dengan uraian ini tidak asing bagi kita semua, kata salah seorang guru. Namun, kali ini ilmu tersebut merasuk ke perasaan, disebabkan kepiawaian Un dalam melenggokkan kalimat-kalimatnya. Maklum saja beliau puluhan tahun mengabdikan diri dengan mapel bahasa Indonesia yang juga pernah menjabat sebagai wakil kepala sekolah yang piawai.

Kegiatan berikutya, diberi ulasan oleh ketua yang saat ini dinobatkan mantan kepala sekolah SMPN 1 Kecamatan Payakumbuh yakni Noviandri yang biasa dipanggil dengan Nov. Ini ada lagi ilmu yang bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Di mana beliau meminta untuk kegiatan berikutnya yang telah diprogramkan sekali sebulan, agar dapat membawa pasangan agar silaturrahmi lebih bermanfaat. Dikatakan demikian, karena menjalin silaturrahmi nilai ibadahnya sangat besar dan juga dapat menjadikan obat bagi diri kita.

Lalu Masrita, purna tugas senior mengingatkan kepada rekan yang sudah berusia di atas 60 tahun tersebut, untuk dapat meningkatkan ibadah sesuai dengan ilmu yang diperoleh. Jangan lupa bertobat dari segala salah dan khilaf, pun selalu saling mengingatkan agar hal-hal positif yang mestinya dilakukan tidak pernah absen. Banyak lagi ilmu yang dituangkan dipertemuan saat itu, karena niat untuk berkumpul memang menginginkan ilmu selalu bertambah, dan pengetahuan saling dibagikan.

Hasmawati sebagai tuan rumah diacara reuni para purna tugas, sungguh luarbiasa menjamu tetamu untuk dapat menikmati indahnya bersilaturrahmi. Mulai dari menyiapkan tempat, hingga jamuan makan siang yang beragam dan sesuai selera. Lagi-lagi pembawa acara Sofyardi Dt Majo Indo di sela-sela pembicaraannya, juga memberikan ilmu yang bermanfaat untuk semua.

Di mana beliau mengemukakan tentang hutang piutang, apalagi yang berkaitan dengan riba. Di sini berhamburanlah pertanyaan tentang hutang piutang tersebut. Untuk jawabannya, dibawalah dalam diskusi dengan berdasarkan Al-Quran dan hadis, karena pengunjung ada yang berlatarbelakang ustaz atau panutan masyarakat. Masya Allah, hari itu sungguh banyak ilmu yang diperoleh baik yang lama diingatkan kembali, mau pun dari yang belum diketahui telah memperoleh ilmu baru.

Sebagaimana biasanya, setiap ada kegiatan yang bernuansa ilmu, Sesmi Anggia sengaja menuangkan momen terindah tersebut dalam bentuk tulisan dan mengirimnya ke Padang Ekspres. Tujuannya tak lain adalah menebarkan kebaikan yang juga sifatnya adalah berbagi ilmu. Mana tau ada di antara kita yang telah memasuki masa purna tugas, lalu aktivitas sebelumnya pun ikut dipurnakan.

Sebaiknya, jika masih punya kesempatan manfaatkanlah agar proses belajar tidak pernah berhenti sebagai mana yang diutarakan Un di tausiah hari itu. Untuk itu, khusus kepada Padang Ekspres kami para pensiun menyampaikan ucapan terima kasih yang selalu setia menampung kreativitas menulis untuk dimuat di Laman Guru ini. Semoga tetap berjaya. (Sesmi Anggia, S.Pd, Guru UPTD SMPN 1 Kecamatan Payakumbuh)

Editor : Novitri Selvia
#Pelajaran Baru Setiap Hari #UPTD SMP Negeri 1 Kecamatan Payakumbuh #Sesmi Anggia