Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

SMP Negeri 30 Padang, Dua Guru Harumkan Nama Padang di Kancah Nasional

Novitri Selvia • Senin, 23 September 2024 | 15:30 WIB

OLAHRAGAWAN: Dua guru dari SMP Negeri 30 Padang, Ilfan Riandy, S.Pd dan Dian Putra, S.Pd.I ketika mengikuti PON XXI Aceh-Sumut. (TIMLAMAN GURU)
OLAHRAGAWAN: Dua guru dari SMP Negeri 30 Padang, Ilfan Riandy, S.Pd dan Dian Putra, S.Pd.I ketika mengikuti PON XXI Aceh-Sumut. (TIMLAMAN GURU)

PADEK.JAWAPOS.COM-Dua guru dari SMP Negeri 30 Padang, Ilfan Riandy, S.Pd dan Dian Putra, S.Pd.I, berhasil mengharumkan nama Kota Padang di kancah nasional melalui partisipasi mereka dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh dan Sumatera Utara.

Keduanya terlibat aktif dalam ajang olahraga terbesar di Indonesia ini dengan peran yang berbeda namun sama-sama penting.

Ilfan Riandy, S.Pd, yang merupakan guru Olah Raga dan juga Wakil Sarana Prasarana di SMPN 30 Padang, dipercaya untuk menjadi Nasional Technical Official (NTO) cabang olahraga renang.

Sebagai NTO, beliau bertanggung jawab untuk memastikan jalannya pertandingan renang sesuai dengan peraturan yang berlaku. Peran ini menuntut pengetahuan yang mendalam tentang peraturan renang, kemampuan analisis yang baik, serta jiwa kepemimpinan yang kuat.

Sementara itu, Dian Putra, S.Pd.I, yang juga seorang guru Bimbingan Konseling juga wakil kesiswaan di sekolah yang sama, bertindak sebagai pelatih kepala cabang olahraga pencak silat kontingen Sumatera Barat.

Di bawah kepemimpinannya, para atlet silat Sumbar berjuang keras untuk meraih prestasi terbaik. Dian menjelaskan bahwa program latihan disusun berdasarkan hasil tes fisik dan teknik atlet, dengan tujuan memaksimalkan potensi masing-masing.

Namun, beliau juga mengakui tantangan dalam menyatukan atlet dari berbagai latar belakang. Proses penyesuaian dan pembinaan karakter menjadi hal penting dalam mencapai tujuan bersama.

Menurutnya, bahwa PON kali ini menjadi ajang yang sangat menantang bagi kontingen Sumbar, terutama dengan adanya perubahan aturan pertandingan silat yang cukup signifikan.

Atlet-atlet yang telah meraih prestasi di tingkat internasional pun harus beradaptasi dengan aturan baru ini. Namun, Dian dan tim tetap optimis.

Melalui persiapan intensif yang dilakukan, seperti menganalisis gaya bertarung atlet yang akan dihadapi, diharapkan para atlet Sumbar dapat memberikan kejutan di ajang bergengsi ini.

Sementara Ilfan sebagai NTO memberikan apresiasi tinggi terhadap persiapan menyeluruh yang dilakukan oleh panitia tuan rumah dan Pengurus Besar Akuatik Indonesia untuk cabang renang dalam ajang multi-event bergengsi ini.

Beliau menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia, terutama panitia lokal, untuk menjamin kelancaran acara sebesar ini.

Motivasi Bapak Ilfan menjadi National Technical Official (NTO) renang didorong oleh kecintaannya pada cabang olahraga ini serta keinginan untuk memberikan kontribusi terbaik bagi keluarga, instansi, dan daerah asal.

Melihat perkembangan positif cabang renang dengan banyaknya rekor nasional yang terpecahkan sejak hari pertama, Ilfan berkomitmen untuk terus mendorong penyelenggaraan kompetisi renang di berbagai tingkatan, mulai dari sekolah hingga tingkat provinsi, dengan selalu mengacu pada aturan dan standar operasional prosedur yang berlaku.

Beliau berpesan kepada generasi muda yang ingin berkarier di bidang olahraga untuk tidak ragu mencoba hal baru, terus belajar, dan selalu memberikan yang terbaik dalam setiap kesempatan.

Keberhasilan kedua guru ini dalam ajang PON XXI membuktikan bahwa guru tidak hanya berperan sebagai pendidik di dalam kelas, tetapi juga memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam bidang olahraga.

Partisipasi mereka dalam PON XXI juga menjadi inspirasi bagi siswa-siswi SMPN 30 Padang dan masyarakat luas untuk terus mengembangkan minat dan bakat di bidang olahraga.

Ilfan mengungkapkan motivasi kuatnya untuk terlibat dalam setiap penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON). Beliau ingin menyerap pengalaman sebanyak-banyaknya dari setiap PON, termasuk menghadapi berbagai kasus dan tantangan yang unik di setiap penyelengaraannya.

Pengalaman paling berharga yang beliau dapatkan selama mengikuti PON adalah kesempatan untuk berinteraksi dengan para senior di National Technical Officer (NTO). Bersama mereka, Ilfan dapat berbagi pengalaman dan berkolaborasi dalam mencari solusi atas berbagai permasalahan yang muncul.

Melihat ke depan, Ilfan berharap agar perkembangan olahraga di Sumatera Barat, khususnya cabang olahraga yang beliau geluti, dapat semakin baik.

Salah satu caranya adalah dengan menciptakan kompetisi-kompetisi yang lebih menantang dan memotivasi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan mereka.

Dian Putra, pelatih Tapak Suci SMPN 30 Padang, menyampaikan bahwa dalam ajang PON yang ke XXI. Team silat Sumbar menurunkan 7 orang atlet dan 2 di antaranya adalah team Dian Generations yang bermaskas di SMPN 30 padang.

Dari 7 orang atlet tersebut berhasil meraih 2 perak 1 perunggu yang di raih team pencak silat Sumbar, Hebatnya 1 perak dan 1 perunggu adalah sumbangan dari Dian Generations.

Alhamdulillah, Dian mengucapkan terima kasih atas segala dukungan yang telah diberikan. Beliau meyakini bahwa segala pencapaian yang diraih adalah atas izin Allah SWT. Semangat juang yang tinggi terus beliau kobarkan dengan kalimat “Bissmillah. Bisa.. bisa. bisa.. juara”.

Kepala SMPN 30 Padang, Revianti M.Pd, menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh kedua guru tersebut. Beliau berharap bahwa keberhasilan ini dapat memotivasi guru-guru lain di sekolah untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Kami sangat bangga atas prestasi yang telah diraih oleh Bapak Ilfan dan Bapak Dian. Keberhasilan mereka ini membuktikan bahwa guru-guru di SMPN 30 Padang memiliki kualitas yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga di bidang olahraga. Semoga prestasi ini dapat menginspirasi siswa-siswi kami untuk terus berprestasi,” ujarnya. (Zahratil Husna, GURU SMPN 30 PADANG)

Editor : Novitri Selvia
#PON XXI 2024 Aceh Sumatera Utara #SMP Negeri 30 Padang #Zahratil Husna #pencak silat #olahraga renang