PADEK.JAWAPOS.COM-Kembali seperti setiap tahunnya, SLB Negeri 1 Padang mengisi Ramadhan dengan cara yang unik. Kegiatan digelar di sekolah SLB Negeri 1 Padang oleh peserta didik mulai dari jenjang SD, SMP dan SMA.
Berbagai kegiatan di lakukan untuk mengisi Ramadhan bulan yang penuh berkah tersebut.
Melalui program Ramadhan aktif dan Ramadhan berbagi. Kegiatan dalam Ramadhan kali ini diikuti oleh sejumlah peserta didik tunagrahita, tunarungu, tunadaksa dan autis. Mereka bersemangat belajar menghafal ayat pendek setiap harinya.
Dalam belajar membaca ayat pendek peserta didik benar-benar dibimbing mulai dari ayat pertama sampai ayat terakhir.
Guru pembimbing dengan sabar menuntun mereka mengulang-ulang cara pelafalan yang benar. Bagi yang sudah bisa mereka bisa lanjut pada surat berikutnya.
Hasanatul Aini, S.Pd mengemukakan “Di sini kami tidak mengejar banyaknya surat yang dibaca peserta didik, kami lebih menekankan satu atau dua surat tapi mereka benar-benar bisa memanfaatkannya nanti pada kehidupan sehari-hari.
Surat yang hafal nanti bisa dibaca sebagai buah sembahyang dalam melakukan shalat,” ungkap guru tersebut.
Bergitu juga kepada peserta didik Tunarungu belajar membaca ayat dilakukan dengan pendekatan artikulas. Di mana pengucapan bunyi bahasa yang diucapkan peserta didik sesuai dengan yang sebenarnya.
Sehingga tidak ada kesalahan dalam membaca ayat yang diajarkan.
Melakukan pembelajaran membaca ayat dengan perabaan pada alat ucap masing-masing peserta didik Tunarungu yang dilakukan penuh kesabaran.
Mengambil tema Ramadhan aktif dan Ramadhan berbagi para peserta didik diajarkan materi kharakter baik serta praktekannya. Mulai dari Meneladani Nabi Muhammad, SAW.
Menyempurnakan thaharah dan shalat, puasa, menjauhi syirik, akhlak dalam bergaul, perilakukan menyimpang dan praktek tata cara menyelenggarakan jenazah dan hal-hal yang bisa meningkatkan amaliah mereka di bulan puasa.
Aktifitas ini membuat mereka betah peserta didik bernama Jimmi saat ditanya pengawas Rida Hayani, S.Pd M.Pd mengutarakan “Senang mengikuti pesantren Ramadhan kami diberi kokarde, buku pelajaran, menonton video dan gime-gime yang menarik,” ungkapnya.
Sementara itu Ramadhan berbagi dari anak-anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri 1 Padang diajarkan berbagi rezeki dengan bersedekah setiap harinya.
Sedekah yang terkumpul akan di bagikan kepada peserta didik yang kurang mampu di saat penutupan kegiatan Pesantren Ramadhan nanti.
Kegiatan ini juga mendapat masukan dari Dinas Pendidikan Sumatera Barat yang disampaikan oleh ibu Pengawas Rida Hayani bahwa kegiatan Pesantren Ramadhan di SLB Negeri 1 Padang dinilai sangat relevan.
Karena anak-anak istimewa membutuhkan sentuhan khusus yang bisa mengeksplor pengetahuan agamanya.
Kepala SLB negeri 1 Padang, Mul Mulyadi, S.Pd dalam acara pembukaan menyatakan bahwa kegiatan ini sudah dilakukan setiap tahun diharapkan ada peningkatan tidak hanya dari jumlah peserta saja tapi peningkatan dalam hasil pembelajaran.
Semoga dengan diadakannya kegiatan pesantren Ramadhan ini bisa membentuk generasi soleh/solehah, beriman, bertaqwa berakhlakul karimah ceria dan berbahagia.(Lifya, GURU SLBN 1 PADANG)
Editor : Novitri Selvia