Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

UPT SMP Negeri 3 Batipuh Selatan, Sukses Meriahkan Pawai Khatam Al Quran

Novitri Selvia • Jumat, 13 Juni 2025 | 13:45 WIB
MEMUKAU: Para personel drumband UPT SMP N 3 Batipuh Selatan ketika ikut menyukseskan kegiatan khatam Al Quran yang dilaksanakan TPA se-Nagari Guguak Malalo.(TIM LAMAN GURU)
MEMUKAU: Para personel drumband UPT SMP N 3 Batipuh Selatan ketika ikut menyukseskan kegiatan khatam Al Quran yang dilaksanakan TPA se-Nagari Guguak Malalo.(TIM LAMAN GURU)

PADEK.JAWAPOS.COM-Minggu pagi yang cerah di Nagari Guguak Malalo, menjadi saksi sebuah perayaan spiritual yang istimewa. Pandangan semua mata tertuju pada pawai khatam Al Quran TPA se-Nagari Guguak Malalo, sebuah tradisi yang merayakan selesainya pembelajaran Al Quran oleh anak-anak TPA.

Namun, kemeriahan pawai tahun ini terasa begitu berbeda, dipenuhi semangat dan irama yang membahana berkat kepiawaian luar biasa dari grup drumband UPT SMP N 3 Batipuh Selatan. Sejak pagi, suasana di sekitar Masjid Raya Baing Malalo telah dipenuhi antusiasme.

Para peserta khatam, didampingi orang tua dan guru, bersiap-siap untuk memulai perjalanan pawai. Di tengah keramaian itu, kehadiran tim drumband UPT SMP N 3 Batipuh Selatan dengan seragam kebanggaan mereka yang berwarna merah dan kuning cerah segera menarik perhatian.

Kombinasi warna yang mencolok ini tidak hanya menambah semarak visual, tetapi juga seolah memancarkan energi positif ke seluruh penjuru.

Pawai Penuh Irama

Tepat pukul 08.00 WIB, dengan kalimat Basmallah, pawai resmi dimulai dari depan Masjid Raya Baing Malalo. Pawai yang dilepas dengan bendera oleh Herman Sugiarto, SH (putra daerah Baing Malalo yang duduk di DPRD Kabupaten Tanahdatar), didampingi Mulyadi (wali nagari Guguak Malalo), dan beberapa tokoh masyarakat di nagari Guguak Malalo menunjukkan suasana kekeluargaan yang luar biasa.

Di barisan terdepan, gagah berdiri grup drumband UPT SMP N 3 Batipuh Selatan. Mereka bukan hanya pengiring, melainkan jantung irama yang menghidupkan setiap langkah pawai. Dibawah komando dua mayoret yang enerjik dan penuh pesona, Auryn dan Jessika, tim drumband menunjukkan performa yang benar-benar memukau.

Setiap pukulan drum, lira, bass dan tenor disertai tiupan pianika, berpadu menjadi harmoni yang sempurna. Ritme yang dinamis dan melodi yang merdu mengalir di sepanjang jalan, mengiringi peserta pawai dengan penuh semangat.

Keteraturan barisan, keseragaman gerakan, dan ekspresi penuh gairah dari para pemain drumband menjadi daya tarik tersendiri. Para penabuh drum memancarkan energi yang maksimal, sementara peniup alat musik tiup menghasilkan melodi yang jernih dan kuat, menciptakan suasana yang benar-benar meriah.

Atraksi Mayoret, Daya Pikat Utama

Auryn dan Jessika, sebagai mayoret utama, adalah bintang lapangan yang sesungguhnya. Dengan tongkat mayoret yang berputar lincah di tangan mereka, gerakan koreografi yang anggun namun tegas, serta senyum yang tak pernah luntur, keduanya berhasil mencuri perhatian banyak pasang mata.

Baca Juga: BRI Painan dan Polres Pessel Gelar Jalan Sehat dan Latihan Menembak

Mereka tidak hanya memimpin irama, tetapi juga menjadi pusat visual yang memesona. Atraksi lempar tangkap tongkat yang mereka lakukan, membuat setiap jengkal jalan yang dilalui pawai menjadi panggung pertunjukan.

Para peserta khatam, yang umumnya adalah anak-anak, tampak sangat terhibur. Rasa lelah berjalan di bawah terik matahari seolah sirna berganti dengan kegembiraan saat melihat atraksi drumband. Mereka bahkan seringkali ikut mengayunkan tangan atau menggelengkan kepala mengikuti irama.

Tak hanya itu, masyarakat Guguak Malalo yang berjejer di sepanjang jalan, dari anak-anak hingga orang dewasa, turut larut dalam pesona irama drumband. Tepuk tangan dan sorakan kagum tak henti-hentinya terdengar, mengapresiasi penampilan prima dari siswa-siswi UPT SMP N 3 Batipuh Selatan.

Semangat Tim dan Hasil Latihan Optimal

Kepiawaian grup drumband UPT SMP N 3 Batipuh Selatan tentu saja bukan lahir dalam semalam. Keberhasilan ini adalah buah dari dedikasi, disiplin, dan latihan keras yang mereka jalani berbulan-bulan lamanya.

Di balik setiap pukulan yang didengar dan setiap melodi yang harmonis, ada cerita tentang jam-jam latihan di bawah bimbingan pelatih, pengorbanan waktu istirahat, dan semangat pantang menyerah untuk mencapai kesempurnaan.

Solidaritas antar anggota tim juga terlihat jelas, menciptakan kekompakan yang menjadi kunci keberhasilan mereka. Seragam merah dan kuning yang cerah bukan hanya sekadar warna, tetapi juga simbol semangat dan identitas tim.

Warna-warna ini memantulkan energi positif yang mereka tunjukkan, membuat penampilan mereka semakin memukau dan mudah diingat. Setiap anggota drumband terlihat bangga mengenakan seragam tersebut, menunjukkan profesionalisme dan kebanggaan terhadap sekolah mereka.

Puncak Acara di Lapangan UPT SMP N 3 Batipuh Selatan
Perjalanan pawai akhirnya berakhir di lapangan upacara UPT SMP N 3 Batipuh Selatan. Disinilah, tim drumband kembali menunjukkan kebolehan mereka dengan formasi akhir yang menarik, mengakhiri persembahan mereka dengan penampilan yang memukau.

Tepuk tangan riuh dan decak kagum kembali membahana, memberikan apresiasi tertinggi atas kontribusi mereka dalam memeriahkan acara.

Partisipasi grup drumband UPT SMP N 3 Batipuh Selatan dalam pawai khatam Al-Qur’an ini tidak hanya menambah semarak acara, tetapi juga menjadi bukti nyata potensi dan bakat siswa-siswi di bidang seni musik.

Mereka berhasil menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya tentang akademik, tetapi juga tentang pengembangan bakat dan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler.

Kehadiran mereka telah meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta khatam dan masyarakat Nagari Guguak Malalo, menegaskan peran penting drumband sebagai duta seni dan kebanggaan sekolah.(Rozatul Rahmah, S.Si, GURU UPT SMPN 3 BATIPUH SELATAN)

Editor : Novitri Selvia
#Khatam Al Quran #pawai #Rozatul Rahmah