Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

SD Negeri 40 Payakumbuh: Asesmen Sumatif, Momen Evaluasi bukan Sekadar Nilai

Zulkarnaini. • Kamis, 26 Juni 2025 | 14:15 WIB

Mahratul Chai Rani, S.Pd, GURU SDN 40 PAYAKUMBUH.(TIM LAMAN GURU)
Mahratul Chai Rani, S.Pd, GURU SDN 40 PAYAKUMBUH.(TIM LAMAN GURU)


PADEK.JAWAPO.COM-Akhir semester menjadi momen penting dalam dunia pendidikan. Di berbagai sekolah, peserta didik saat ini tengah menghadapi asesmen sumatif sebagai bagian dari proses penilaian akhir dari pembelajaran.

Namun, lebih dari sekadar angka dan skor, asesmen sumatif seharusnya dipahami sebagai kesempatan refleksi—baik bagi peserta didik, guru, maupun institusi pendidikan.

Asesmen sumatif bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah menempuh dua semester proses belajar. Hasil dari asesmen ini biasanya dijadikan dasar penentuan kenaikan kelas maupun fase atau pemetaan capaian pembelajaran peserta didik.

Meski sering dianggap sebagai ‘ujian besar’, pendekatan kurikulum merdeka menekankan bahwa asesmen bukan hanya alat ukur, tetapi juga sarana untuk memahami perkembangan belajar peserta didik secara menyeluruh.

Sayangnya, sebagian besar peserta didik masih menganggap asesmen sebagai beban, bukan kesempatan. Tekanan untuk mendapatkan nilai tinggi sering kali mengaburkan esensi utama dari evaluasi, yaitu melihat sejauh mana pemahaman dan penguasaan materi telah terbentuk.

Di sinilah peran guru sangat penting: menanamkan pemahaman bahwa proses belajar jauh lebih berarti daripada hasil semata. Di sisi lain, asesmen sumatif juga menjadi cerminan bagi guru dalam mengevaluasi strategi mengajar mereka.

Apakah metode yang digunakan selama ini efektif? Apakah materi sudah disampaikan dengan cara yang mudah dipahami oleh semua siswa? Hasil asesmen bisa memberikan gambaran tentang bagian mana yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan ke depannya.

Selain itu, orang tua juga memegang peranan penting dalam mendampingi anak menghadapi asesmen. Dukungan moral, pengelolaan waktu belajar yang baik, dan komunikasi terbuka dengan anak sangat membantu dalam mengurangi stres serta membangun semangat belajar yang sehat.

Menjadikan asesmen sebagai bagian dari proses tumbuh bersama akan jauh lebih bermanfaat daripada hanya fokus pada hasil akhirnya. Dengan cara pandang yang lebih bijak, asesmen sumatif dapat menjadi momen reflektif dan edukatif bagi semua pihak.

Ini bukan sekadar ajang mengumpulkan nilai, tetapi momen penting untuk melihat kembali perjalanan belajar selama satu semester atau satu tahun pembelajaran.

Sebab, pada akhirnya, pendidikan sejati bukan tentang siapa yang mendapat nilai tertinggi, tetapi siapa yang paling banyak belajar dan bertumbuh. (Mahratul Chai Rani, S.Pd, Guru SDN 40 Payakumbuh)

Editor : Novitri Selvia
#SD Negeri 40 Payakumbuh #asesmen sumatif #Mahratul Chai Rani