PADEK.JAWAPOS.COM-Salam literasi, sapaan yang diiringi dengan jemari membentuk huruf “L” mengandung makna tak sesederhana sapaanya. Gema semangat literasi di berbagai lapisan masyarakat termasuk di sekolah, menjadi sebentuk oase yang kian menyejukkan.
Penulis yang seorang pemimpin di Sekolah Dasar Pius Payakumbuh, terpantik untuk mempertegas hal ini dengan berbagai kegiatan yang menghidupkan kegiatan literasi di sekolah. Kemampuan literasi pendidik, peserta didik harus mendapat porsi perhatian lebih.
Pemerintah bersungguh-sungguh dalam upaya meningkatkan kemampuan literasi, yang dipantau melalui data yang relevan dalam asesmen nasional.
Peserta didik sejak dini diarahkan literasinya yang meliputi kemampuan dalam memahami, menggunakan, merefleksi, dan mengevaluasi beragam informasi, teks fiksi dan non fiksi yang diakomodasi oleh sekolah (baca : guru) sesuai perkembangan dan kebutuhan peserta didik.
Gambaran umum membentuk generasi yang literat, tidaklah mustahil. Gerakan bersama yang bertujuan menciptakan kondisi belajar yang literat baik di sekolah maupun di luar sekolah harus diwujudkan nyatakan secara terukur, dan berkelanjutan.
SD Pius Payakumbuh dengan berbagai kegiatan literasi di sekolah, meraih juara ke 3 dalam lomba Penggiat Literasi Sekolah Jenjang SD tahun 2024 yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh. Berkarya menuai prestasi, kerjasama dan konsisten membangun harapan.
Tentu saja perlu daya juang yang konsisten dalam membangun budaya literasi ini. Membangun minat yang kuat dan sama terhadap budaya membaca dan menulis. Kerja sama internal tak cukup mewujudkan pembiasaan berliterasi untuk peserta didik.
Bentuk evaluasi, monitoring dan kebijakan pendidikan dari pemerintah, membuka peluang yang seluas-luasnya bagi sekolah untuk menjalin kerja sama di luar sekolah. Dengan adanya kerja sama yang kuat, sekolah dapat terhubung melanjutkan program literasi ini bagi peserta didik.
Hari ini SD Pius mewujudkan kerja sama dengan perpustakaan daerah Kota Payakumbuh. Peserta didik kelas VI yang sebentar lagi akan melanjutkan pendidikannya, yang telah dibekali dengan kemampuan literasi, hendaknya dapat melanjutkan kemampuannya ke pemahaman yang lebih baik.
Salah satu bentuk arahan kepada mereka adalah memanfaatkan perpustakaan daerah kota Payakumbuh, yang menyediakan beragam kebutuhan untuk menghidupi giat literasi, dapat terpenuhi secara lebih berkualitas.
Diharapkan hubungan kerja sama ini dapat berlanjut, didukung oleh orangtua, menjadikan kebiasaan membaca buku di rumah mendapat perhatian yang sungguh diwujudkan dan diberi ruang. Peserta didik kita secara utuh tumbuh dan berkembang proporsional menjadi tanggung jawab kita bersama.
Dengan membaca, menulis dan memahami secara lebih mendalam diharapkan peserta didik SD Pius Payakumbuh tumbuh menjadi pribadi yang mampu bersosialisasi, berkomunikasi dan berkolaborasi, berpikir kritis, menyaring informasi secara efektif.
Hal ini diharapkan mereka mampu memperkuat kepribadiannya, mengembangkan karakter dan kontrol sosial yang mumpuni.
Salam Literasi, Tanpa Henti! (Sr. Deitje Elsye Montolalu OSF, M. Pd, KEPALA SD PIUS PAYAKUMBUH)