Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

UPT SMP NEGERI 5 BATUSANGKAR, Menumbuhkan Karakter Hebat di Kalangan Peserta Didik

Zulkarnaini. • Jumat, 1 Agustus 2025 | 13:00 WIB
KOMPAK: Para siswa baru SMPN 5 Batusangkar terlihat akrab dengan guru mereka(TIM LAMAN GURU)
KOMPAK: Para siswa baru SMPN 5 Batusangkar terlihat akrab dengan guru mereka(TIM LAMAN GURU)

PADEK.JAWAPOS.COM-SMPN 5 Batusangkar mengadakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan ini diikuti oleh 84 orang siswa baru kelas 7.

Kegiatan ini merupakan agenda nasional yang berlaku bagi sekolah seluruh Indonesia. Kegiatan dimaksudkan untuk memberi bekal kepada siswa baru untuk mengenal lingkungan sekolah.

Melalu pengenalan lingkungan sekolah, diharapkan siswa baru mampu beradaptasi dengan lingkungannya yang baru. Selain itu, MPLS juga bertujuan untuk membentuk karakter siswa.

Dengan bekal karakter yang hebat, siswa akan mampu mengikuti pembelajaran dengan baik dan lancar. Upacara pembukaan kegiatan tersebut diadakan Senin, 14 Juli 2025.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala UPT SMPN 5 Batusangkar, Asriyanto, M.Pd. Dalam sambutannya Asriyanto, M.Pd. menekankan pentingnya kegiatan MPLS. Urgensi MPLS adalah mengenal lingkungan sekolah, tidak hanya lingkungan fisik tetapi juga nonfisik.

Siswa dikenalkan dengan fasilitas fisik sekolah, seperti ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang TU, labor, serta fasilitas lainnya. Selain itu, para siswa baru juga diperkenalkan dengan visi dan misi sekolah, kultur sekolah, peraturan dan tata tertib sekolah.

Pengenalan visi dan misi sekolah bertujuan agar siswa memahami konsep sekolah yang bersangkutan. Setiap sekolah memiliki ciri khas. Karena itu, pengenalan lingkungan sekilah penting.

Melalui MPLS, para siswa akan memahami kultur sekolah, budaya kerja sekolah. Selain itu, para siswa juga akan mengetahui kiprah sekolah untuk menyelengkan pendidikan dan pembelajaran.

Sekolah juga membekali siswa dengan inovasi yang dilakukan sekolah untuk memajukan siswanya. Pengenalan kultur sekolah bertujuan agar siswa memahami bagaimana sekolah menciptakan kebiasaan-kebiasaan.

Tujuan lain adalah meningkatkan motivasi siswa dan guru,
Lebih lanjut Asriyanto, M.Pd. menyatakan betapa pentingya pembinaan karakter siswa.

Karakter merupakan pengendali bagi seseorang untuk berbuat sesuatu atu tidak berbuat sesuatu. Dengan karakter yang baik, seseorang akan mampu mengarahkan diri agar berbuat sesuai dengan harapan.

Karakter juga merupakan motor penggerak bagi siswa untuk berbuat yang lebih baik, konstruktif, dan produktif. Untuk itu, sekolah perlu melakukan pembinaan yang intensif kepada siswa agar memiliki karakter hebat.

Berkenaan dengan karakter anak Indonesia, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah meluncurkan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat.

Hal itu dimaksudkan agar SDM anak-anak Indonesia sejalan dengan pengembangan karakter. Karakter tersebut akan tumbuh dengan melakukan kebiasaan.

Selain itu juga diperlukan keteladanan dan dari orang tua. Dengan demikian, anak-anak Indonesia akan memiliki acuan dalam memantapkan karakternya.

Pencanangan tujuh kebiasaan anak hebat Indonesia bertujuan untuk membentuk karakter unggul pada generasi muda Indonesia. Kebiasaan baik dalam kehidupan sehar-hari perlu diaplikasikan. Hal itu diharapkan berdampak pada kesehatan dan kecerdasan.

Tidak kalah pentingnya, anak-anak memiliki kepribadian yang kuat dan hebat, serta bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan masyarakat.

Berbagai permasalahan muncul berkenaan dengan perilaku dan moral pelajar selama ini. Proses Pendidikan dan pembelajaran sekolah perlu menanamkan kepribadian, akhlaq, serta ilmu pengetahuan terhadap siswa.

Dalam hal ini sangat dibutuhkan peranan lebih besar dari penyelenggaran pendidikan di sekolah, khususnya guru sebagai pimpinan dalam kelas. Pengelolaan proses pembelajaran di kelas sangat bergantung dari kepemimpinan guru.

Untuk itu, perkembangan kepribadian dan penanaman budi pekerti yang luhur sebagai langkah membentengi siswa terhadap perilaku abmoral sangat bergantung pada kesiapan guru dalam menerapkan pendidikan karakter di sekolah.

Dengan karakter hebat, para siswa akan mampu menjalani proses pendidikan dengan baik. Siswa akan mampu menggali potensinya menjadi prestasi yang gemilang.

Lebih dari itu, siswa akan mampu di masyarakat berperan secara maksimal di masa datang.(Yusrijal Dt Makhudun, S.Pd GURU SMPN 5 BATUSANGKAR)

Editor : Novitri Selvia
#mpls #Karakter Hebat #Yusrijal Dt Makhudun #UPT SMPN 5 Batusangkar #Asriyanto