PADEK.JAWAPOS.COM-Sekolah merupakan tempat yang tepat untuk tumbuh kembang pribadi (murid). Sekolah di harapkan mampu mengembangkan karakter dan kompetensi muridnya.
Dari berbagai kegiatan yang dilakoni murid di sekolah, kiranya mampu mengispirasi murid-murid untuk cerdas pikir dan cerdas hati.
Kegiatan kokurikuler yang digagas pemerintah “memantik” lebih dalam; membuka ruang yang fleksibel, terukur dan efektif dalam mewujudkan nilai-nilai yang dimiliki oleh sekolah.
SD Pius Payakumbuh sebagai sekolah yang multi etnis, tumbuh dan berkembang dalam keberagaman, menjawab inspirasi ini secara nyata.
Keberagaman adalah kekuatan. Keberagaman itu anugerah yang patut disyukuri, perlu dirawat, ditumbuhkembangkan secara berkesinambungan.
Nilai-nilai toleransi yang mengkristal dalam 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, semakin mengokohkan nilai-nilai yang sudah dimiliki SD Pius.
Kegiatan kokurikuler 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai yang terkandung dalam delapan profil lulusan.
Sekolah Dasar Pius Payakumbuh mengembangkan rangkaian kegiatan secara terencana. Selama ini nilai-nilai yang tumbuh di sekolah seperti pembiasaan bina iman, penampilan bakat, literasi, Jumat bersih lingkungan, serta Senam Anak Indonesia Hebat dialokasikan waktunya secara fleksibel dan konsisten.
Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dilakukan sebagai implementasi pembelajaran mendalam yang mengedepankan pembelajaran penuh kesadaran, bermakna dan menyenangkan.
Dari rangkaian kegiatan inilah pembentukan karakter murid untuk melakukan pembiasaan positif dapat direncanakan, dilaksanakan dan dievaluasi secara rutin. Hal ini karena kegiatan dirancang melalui identifikasi kebutuhan di sekolah.
Membangun kesepakatan antara murid dan guru tentang beragam kegiatan yang akan dilaksanakan (murid memiliki catatan harian). Jurnal kebisaan harian yang digunakan oleh guru sebagai catatan, memantau sejauh mana kegiatan telah dilakukan oleh murid.
Murid secara langsung diajak berinteraksi dengan berbagai kalangan dan situasi. Materi-materi penting terkait eksekusi beragam kegiatan dipahami murid melalui diskusi dan presentasi sederhana, memanfaatkan teknologi digital.
Memiliki tujuan yang jelas, langkah pelaksanaan yang sistematis, pendampingannya serta asesmen untuk merefleksikan kebiasaan dan sikap murid-murid SD Pius Payakumbuh. Tindak lanjut yang diharapkan adanya perubahan perilaku murid menjadi lebih baik, terus menerus dipantau.
Aktivitas yang menggembirakan, kolaborasi antar kelas, wawancara dengan tokoh masyarakat/agama serta kegiatan kampanye tentang kebersihan merupakan wujud pembelajaran bermakna yang secara langsung dirasakan oleh murid.
Tentu saja hal ini dapat bermanfaat bagi dirinya, keluarga dan masyarakat. Langkah cerdas pemerintah menetapkan kegiatan kokurikuler sebagai pendalaman dan praktik kegiatan intrakurikuler kiranya tepat dalam membangun landasan kokoh penanaman nilai-nilai yang dibangun oleh sekolah.(Veronika Teja, GURU SD PIUS PAYAKUMBUH)
Editor : Novitri Selvia