Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

UPT SMP Negeri 3 Batusangkar, Program MBG Beri Manfaat Besar

Zulkarnaini. • Jumat, 24 Oktober 2025 | 12:30 WIB

BERI MANFAAT : Siswa UPTD SMPN 3 Batusangkar ketika mendapatkan MBG di sekolah mereka.
BERI MANFAAT : Siswa UPTD SMPN 3 Batusangkar ketika mendapatkan MBG di sekolah mereka.

PADEK.JAWAPOS.COM-PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program makan siang gratis oleh pemerintah
yang ditujukan untuk memenuhi gizi anak Indonesia dan mengurangi angka kemiskinan.

Program ini sudah berjalan secara bertahap semenjak tanggal 6 Januari 2025. Fokus utama dari program ini adalah peningkatan gizi anak-anak dan ibu hamil, serta berkontribusi mengurangi angka kemiskinan di Negara Indonesia.

Target dari program ini adalah siswa siswa PAUD hingga SMA/SMK/MA, serta ibu hamil dan menyusui. MBG telah ditetapkan sebagai salah satu program prioritas nasional untuk periode 2025-2029 dibawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan tujuan meningkatkan gizi masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan.

Program MBG menargetkan 82,9 juta penerima manfaat dengan alokasi anggaran sebesar Rp171 triliun. Fokus utama program ini adalah peningkatan gizi anak-anak dan ibu hamil, sekaligus berkontribusi pada pengurangan angka kemiskinan hingga 2,6 persen.

Pada Maret 2025, program MBG telah berjalan di 38 provinsi, menjangkau 2 juta penerima manfaat melalui 722 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pemerintah menargetkan agar 32.000 SPPG dapat beroperasi hingga akhir 2025.

UPT SMPN 3 Batusangkar merupakan salah salah penerima manfaat MBG sejak tanggal 13 Oktober 2025.

Kepala sekolah (Yermala Dewita) sudah mensosialisasikan tentang pelaksanaan MBG disekolah terhadap siswa “diharapkan kepada seluruh siswa untuk mempersiapkan perlengkapan makan siang, seperti membawa sendok dan tempat minum, serta kepada seluruh siswa yang alergi terhadap beberapa makan, diharapkan mengisi list yang sudah diberikan oleh wali kelas masing-masing”.

Penerimaan MBG hari pertama disambut langsung oleh Kepala Sekolah dan dibantu oleh beberapa orang guru serta pegawai sekolah. Mobil operasional MBG datang sekitar pukul 10.30 WIB dan kegiatan makan siang dimulai pukul 11.50.

Sekolah kami terdiri dari 15 rombel, maka untuk teknis pelaksanaan setiap kelas mengutus 3 orang siswa yang diberi tanggung jawab menjemput dan mengantar makan siang diruang piket, sebagai ruangan yang sudah diatur untuk operasional MBG.

Antusiasme siswa sangat besar mereka tidak sabar ingin segera makan siang dan menikmati MBG pertama mereka. Arif (siswa kelas VII) mengatakan “Alhamdulillah habis bu tidak bersisa, kalau begini terus gizi saya terpenuhi bu”.

Bahkan ada beberapa orang siswa yang ingin menambah makan siang dengan meminta MBG siswa yang tidak hadir dikelasnya. Bahkan sisa-sisa makanan dikumpulkan beberapa orang siswa untuk makan hewan ternaknya, sehingga nampan bersih dari sisa-sisa makanan.

Manfaat MBG sangat terasa secara langsung bagi siswa kami di UPT SMPN 3 Batusangkar. Mereka makan dengan tertib didampingi oleh guru yang diberi tanggung jawab mendampingi siswa dijam makan siang.

Lebih kurang sudah satu minggu program MBG berjalan, Alhamdulillah tidak ada keluhan dari siswa kami dan orang tua juga sangat terbantu dengan adanya program MBG ini, karena mereka biasanya setiap hari harus membekali makan siang anaknya.

Salah satu wali murid mengatakan bahwa “kami sudah tidak repot lagi memikirkan makan siang anak kami, dengan makan MBG anak kami sudah bisa makan nasi, protein, sayur, dan juga buah, yang terkadang kami tidak bisa memenuhi itu semua”.

Semoga dengan adanya program MBG ini, dapat menjadi bagian strategis dalam pembangunan SDM dan penguatan ekonomi lokal di Indonesia serta berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana yang sudah ditetapkan.

Terpenuhinya gizi anak-anak Indonesia, sehingga dapat mengatasi stunting, kelaparan akut, meningkatkan berat dan tinggi badan. Siswa siswi di UPT SMPN 3 Batusangkar menjadi semakin semangat untuk belajar dan rajin datang ke sekolah.(Nesia Riska, S.Pd, Gr, Guru BK UPT SMPN 3 Batusangkar)
Oleh : 


Editor : Novitri Selvia
#UPT SMPN 3 Batusangkar #Nesia Riska #Mbg