Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

UPTD SD Negeri 03 Tanjuang Haro Sikabu-kabu Padangpanjang, Pembiasaan Salat Zuhur Berjamaah di Sekolah

Novitri Selvia • Rabu, 25 Februari 2026 | 12:32 WIB

KHUSYUK : Murid SDN 03 Tanjuang Haro Sikabu-kabu Padangpanjang terlihat khusyuk menjalankan ibadah salat zuhur di musala sekolah, Senin (9/2).(Tim laman guru)
KHUSYUK : Murid SDN 03 Tanjuang Haro Sikabu-kabu Padangpanjang terlihat khusyuk menjalankan ibadah salat zuhur di musala sekolah, Senin (9/2).(Tim laman guru)

PADEK.JAWAPOS.COM-Secara istilah, salat adalah ibadah berupa rangkaian ucapan dan perbuatan khusus yang diawali dengan takbir takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam.

Dengan memenuhi syarat serta rukun tertentu. Salat merupakan rukun Islam, bentuk komunikasi langsung seorang hamba dengan Sang Pencipta.

Salat bisa dikerjakan secara sendirian dan lebih bagus secara berjamaah. Salat berjamaah merupakan salat yang dikerjakan secara bersama-sama dan kedudukannya dalam agama Islam merupakan tempat utama.

Salat akan mencegah diri dari perbuatan keji dan mungkar, dan juga dapat melatih diri untuk melakukan sikap disiplin, hidup teratur khususnya dalam pembelajaran.

Tanpa terkecuali dengan kami di UPTD SD Negeri 03 Tanjuang Haro Sikabu-kabu Pd. Panjang, Armen, S.Pd selaku Plt. Kepala Sekolah, sangat menekankan pentingnya salat berjamaah dilingkungan sekolah.

Sebenarnya kegiatan pembiasaan salat zuhur berjamaah ini sudah dilaksanakan sejak Kepala Sekolah sebelumnya, yaitu Yulita Kemri, S.Pd.SD.

Kegiatan ini harus terus dilanjutkan, karena manfaatnya sangat banyak sekali, dalam pelaksanaan salat zuhur berjamaah yang dilakukan di Musala, UPTD SD Negeri 03 Tanjuang Haro Sikabu-kabu Padangpanjang.

“Salat zuhur dilaksanakan setiap Senin sampai Kamis. Kegiatan salat berjamaah ini wajib selalu kita laksanakan di sekolah. Karena sebagai sarana latihan untuk menjalankan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala, juga mendidik siswa untuk menjadi disiplin, baik disiplin dalam belajar maupun disiplin pada tata tertib sekolah,” ujar Armen, Senin (9/2).

Salat Zuhur berjamaah diikuti oleh murid Kelas III, IV, V dan VI, kegiatan salat zuhur berjamaah ini diupayakan menjadi pembiasaan.

Supaya mampu untuk meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim.

Salat zuhur berjamaah ini menjadi suatu kegiatan yang terus menerus dilakukan, untuk melatih peserta didik lebih teratur dan terarah dan mendisiplinkan diri dalam menjalankan ibadah.

Seharusnya menjadikan hal positif bagi peserta didik. Dengan adanya salat zuhur berjamaah, diharapkan mampu menjadikan peserta didik semakin disiplin dan aktif dalam melaksanakan salat fardhu.

Armen juga mengatakan pada peserta didik bahwa, salat berjamaah itu mempunyai berbagai keutamaan. Di antaranya, mendapatkan pahala 27 derajat dibandingkan dengan salat sendirian.

“Salat berjamaah juga dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan antara kaum muslim dan membentuk akhlak yang mulia,” ujar Armen.

“Melaksanakan salat yang tertib dan teratur, dapat berimbas pada kedisiplinan seseorang dalam melakukan pekerjaan, dan semakin bagus ibadah salat seseorang, semakin baik pula tingkat kedisiplinannya, sebaliknya semakin ia sering mengabaikan aspek ibadah dan ia juga akan lebih mudah mengabaikan urusan-urusan diluar ibadah,” sambungnya.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk kebiasaan baik dalam menjalankan ibadah salat, khususnya salat zuhur, sejak usia dini.

Meningkatkan kedisiplinan, salat berjamaah secara teratur dapat membantu siswa untuk lebih disiplin dalam mengatur waktu dan menjalankan kewajiban.

Membentuk karakter religius, dengan adanya pembiasaan salat berjamaah, diharapkan siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang religius, berakhlak mulia, dan memiliki kesadaran spiritual yang tinggi.

Mempererat tali silaturahmi, dengan salat berjamaah juga dapat mempererat hubungan antar siswa, guru, dan tenaga kependidikan, serta menciptakan suasana yang harmonis di lingkungan sekolah.

Selain itu, di sekolah juga ada kegiatan pembiasan Sakato Mengaji, yang merupakan program dari Pemerintah Daerah Kabupaten Limapuluh Kota.

Program Sakato Mengaji dilaksanakan 15 menit sebelum proses belajar mengajar dimulai setiap paginya. Program ini juga bertujuan agar peserta didik mampu mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan selalu membaca Al Quran.

Selain itu, Program Sakato Mengaji juga bertujuan untuk menambah hafalan siawa agar tidak lupa dengan Kitab Sucinya Al Qur’an, kegiatan pembiasaan ini didampingi langsung oleh Guru Kelasnya masing-masing, tambah Pak Armen.(Reno Henriko, Guru SDN 03 Tanjuang Haro Sikabu-kabu Padangpanjang)




Editor : Novitri Selvia
#Salat zuhur berjamaah sekolah #UPTD SD Negeri 03 Tanjuang Haro Sikabu kabu Padangpanjang #Reno Henriko