Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

UPT SD Negeri 04 Lawang Mandahiling, Menciptakan Kelas Digital dengan Pemanfaatan PID

Novitri Selvia • Jumat, 27 Februari 2026 | 10:10 WIB

SERIUS : Murid UPT SDN 04 Lawang Mandahiling belajar dengan mempergunakan PID.(Tim laman guru)
SERIUS : Murid UPT SDN 04 Lawang Mandahiling belajar dengan mempergunakan PID.(Tim laman guru)

PADEK.JAWAPOS.COM-Papan Interaktif Digital (PID) yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah merupakan salah satu Upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam mendukung peningkatan digitalisasi pembelajaran di sekolah.

Tujuan dari pemberian perangkat digital ini selain untuk memperkenalkan teknologi kepada murid namun juga untuk memberikan perubahan pembelajaran di sekolah.

Maka sekolah sebagai satuan pendidikan harus memanfaatkan penggunaan Papan Interaktif Digital ini secara optimal.

Papan interaktif digital (PID) merupakan perangkat layar sentuh besar yang menggabungkan penggunaan komputer, papan tulis, dan proyektor, sehingga memungkinkan guru dan murid untuk menulis, menggambar, mengakses materi secara online dan berbagi layar agar pembelajaran yang dilaksankan menjadi lebih efektif, dinamis dan interaktif, serta dapat mendukung digitalisasi pendidikan di sekolah. 

Selain itu, Papan Interaktif Digital (PID) didistribusikan ke sekolah-sekolah agar dapat meningkatkan interaksi dan keterlibatan murid dalam pembelajaran dengan perkembangan teknologi saat ini, memfasilitasi pembelajaran digital sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik dan bermakna.

Proses pembelajaran diharapkan dapat lebih inovatif, dan adaptif terhadap berbagai model dan gaya belajar, perkembangan yang terjadi, dan juga dapat membantu guru mengembangkan kompetensi digitalnya masing-masing. 

Setiap satuan pendidikan perlu memastikan semua pendidik dan tenaga kependidikan yang ada di sekolah harus memahami cara pemakaian perangkat (PID), perawatan, dan keamanan baik secara fisik maupun data yang dimanfaatkan dalam proses digitalisasi pembelajaran.

Tujuannya untuk memastikan penggunaan PID di sekolah berjalan lancar tanpa kendala, dan perangkat dapat dioperasikan secara optimal.

Oleh karena itu pemerintah memberikan bimbingan teknis dalam mengoperasikan Papan Interaktif Digital (PID) yang telah diberikan.

Bimbingan teknis yang diberikan dapat membantu guru dalam mengoperasikan PID serta memanfaatkan teknologi digital pada PID untuk mendukung pembelajaran sehingga terciptalah pembelajaran yang interaktif dan menarik.

Dengan penggunaan PID maka guru dapat mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran.

Guru juga dapat mengembangkan konten pembelajaran yang lebih menarik, seperti penggunaan berbagai aplikasi pembelajaran baik itu berupa slide interaktif, kuis online, dan game edukasi yang dapat meningkatkan interaksi murid dengan materi pembelajaran yang disampaikan.

Dalam pelaksanaan pembelajaran dengan memanfaatkan PID, guru dapat menggunakan berbagai model pembelajaran yang mendukung terlaksananya digitalisasi pembelajaran.

Penerapan digitalisasi pembelajaran yang sesuai dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan menyiapkan murid untuk menghadapi tantangan masa depan yang selalu berkembang setiap hari.

Sebagai seorang guru di UPT SDN 04 Lawang Mandahiling, saya mencoba memanfaatkan PID yang ada disekolah dalam proses pembelajaran di kelas.

Setelah mendapatkan kesempatan untuk mengikuti bimbingan teknis digitalisasi pembelajaran bersama rekan-rekan guru hebat se Kabupaten Tanah Datar, kami mendapatkan ilmu tentang cara pemanfaatan PID dalam pembelajaran di kelas.

Bimbingan teknis yang diberikan dimulai dari kebijakan terhadap penyaluran Papan Interaktif Digital (PID), cara penggunaan dan pengoperasian PID agar dapat dimanfaatkan dengan optimal, inspirasi perencanaan pembelajaran serta asesmen yang digunakan dengan memanfaatkan PID.

Kemudian ilmu yang diperoleh dalam bimbingan teknis, diterapkan dalam pembelajaran di kelas. Mulai dari merencanakan pembelajaran yang akan dilaksanakan serta pemanfaatan teknologi yang digunakan.

Pembelajaran dilaksanakan pada kelas 6 dengan mata pelajaran Pendidikan Pancasila materi Keragaman Budaya di Indonesia.

Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan model pembelajaran Station Learning, dimana guru menyiapkan beberapa buah stasiun yang akan dikunjungi murid.

Pada pembelajaran ini disajikan empat buah stasiun yaitu stasiun PID, stasiun TTS, stasiun kolaborasi dan stasiun Wordlwall. Setiap stasiun memiliki tugas yang berbeda-beda.

Murid selanjutnya dibagi sesuai jumlah stasiun yang disediakan. Setiap kelompok secara bergantian mengunjungi setiap stasiun dan mengerjakan tugas yang diberikan bersama-sama.

Digitalisasi pembelajaran yang dilaksanakan adalah penggunaan Ruang Murid yang telah disediakan pemerintah pada PID yang dijadikan murid sebagai sumber belajar.

Selain itu juga menggunakan tablet sebagai perangkat pendukung lainnya. Dalam penggunaan PID terlihat murid sangat tetarik dan antusias. Murid berinteraksi secara langsung dengan bahan ajar pada PID sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna.

Sumber belajar yang tersedia juga memberikan murid mengalami berbagai pengalaman seperti membaca materi yang disediakan serta ada gambar dan videonya.

Yang tidak kalah penting ada game edukasi yang langsung dimainkan murid sehingga murid menjadi lebih memahami materi yang telah dibaca.

Seluruh murid ingin memiliki kesempatan untuk mencobakan langsung penggunaan PID ini. Setelah pembelajaran dilaksanakan, murid menceritakan betapa menarik dan serunya pembelajaran yang telah dilaksanakan.

Kebosanan yang biasanya terjasi pada pembelajaran yang konvensionalpun tidak menghampiri. Maka, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan teknologi seperti PID dalam pembelajaran membuat murid menjadi lebih termotivasi serta pembelajaran lebih hidup.

Murid antusiasme dalam pembelajaran karena digitalisasi pada saat sekarang ini merupakan hal yang sangat dekat dengan keseharian murid dan sesuai perkembangan kodrat zaman yang mereka hadapi.(Erlin Purnamasari, S.Pd, Guru UPT SDN 04 Lawang Mandahiling)






Editor : Novitri Selvia
#UPT SD Negeri 04 Lawang Mandahiling #PID #Erlin Purnamasari #Kelas Digital