Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

UPTD SDN 03 Tanjuang Haro Sikabu-kabu Padangpanjang: Sakato Mengaji, Membumikan Al Quran di Sekolah sejak Usia Dini

Novitri Selvia • Selasa, 3 Maret 2026 | 05:15 WIB

TEKUN : Para murid UPTD SDN 03 Tanjuang Haro Sikabu-kabu Padangpanjang sedang belajar Al Quran sebelum memeulai pelajaran.(tim laman guru)
TEKUN : Para murid UPTD SDN 03 Tanjuang Haro Sikabu-kabu Padangpanjang sedang belajar Al Quran sebelum memeulai pelajaran.(tim laman guru)

PADEK.JAWAPOS.COM-UPTD SDN 03 Tanjuang Haro Sikabu-kabu Padangpanjang, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota membiasakan siswanya untuk membaca Al Quran selama 15 menit sebelum jam pelajaran pertama dimulai.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk melatih siswa agar terbiasa dan ringan untuk selalu membaca Al Quran disetiap waktu serta menghidupkan kembali kebiasaan siswa mengaji seperti di jaman dulu.

Meskipun waktunya berbeda seperti yang dilakukan oleh seluruh siswa di hari ini Selasa (10/2).

“Kegiatan membaca Al Quran di UPTD SDN 03 Tanjuang Haro Sikabu-kabu Padangpanjang sebelum jam pelajaran pertama dimulai, dilakukan dengan bimbingan dan pengawasan Guru kelas masing-masing dan diluangkan waktu kurang lebih 10-15 menit. Sebenarnya kegiatan ini sudah lama dilaksanakan. Sekarang ada Program Pemerintah Daerah kita Kabupaten Limapuluh Kota. Datang dengan Program Sakato Mengaji, dengan hadirnya Program Sakato Mengaji ini, hendaknya bisa memperkuat pembiasaan yang sudah kita jalankan selama ini. Dan kegiatan ini akan lebih terarah, terstukrur dan terprogram dengan baik,” tutur Armen, S.Pd selaku Plt Kepala UPTD SDN 03 Tanjuang Haro Sikabu-kabu Padangpanjang.

Pak Men berharap, dengan adanya Program Sakato Mengaji ini, Pembiasaan membaca Al Quran sebelum belajar, akan menjadikan siswa menjadi manusia yang lebih baik.

“Dapat memberikan ketenangan dan kedamaian, mendapatkan naungan dan rahmat dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, mendapatkan derajat yang tinggi, penghilang semua keraguan serta mendapatkan ampunan dosa dari Allah, serta mempermudah memperoleh ilmu pengetahuan didalam belajar sehari-hari,” ujarnya.

Arus modernisasi zaman dan perkembangan teknologi informasi telah melahirkan pergeseran budaya, kultur dan tradisi masyarakat.

Sehingga muncul perubahan sosial yang berimbas dengan tergerusnya budaya lokal yang sarat dengan ibadah dan kegiatan Islam.

Tak terkecuali bagi anak-anak. Mereka tidak lagi mengikuti kegiatan mengaji di TPA/MDA dikarenakan kencanduan akan game online.

“Al Quran adalah ibu dari segala ilmu, jadi sudah sepatutnya mengawali aktivitas belajar dengan membaca Al Quran, mudah-mudahan mengawali pelajaran dengan membaca Al Quran selama 15 menit setiap harinya, dapat semakin memperlancar bacaan Al Quran para siswa, di samping juga membawa kemudahan dan keberkahan dalam menyerap pelajaran selanjutnya,” tutup Pak Men.(Reno Henriko, Guru UPTD SDN 03 Tanjuang Haro Sikabu-kabu Padangpanjang)

Editor : Novitri Selvia
#UPTD SDN 03 Tanjuang Haro Sikabu kabu Padangpanjang #Sakato Mengaji #Reno Henriko