Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

SD Negeri 31 Payakumbuh, Menebar Cahaya Ramadhan lewat Berbagi Takjil

Novitri Selvia • Kamis, 5 Maret 2026 | 11:58 WIB

BERBAGI : Para guru bersama wali murid SDN 31 Payakumbuh antusias membangikan takjil kepada setiap pengendara yang lewat.(Tim laman guru)
BERBAGI : Para guru bersama wali murid SDN 31 Payakumbuh antusias membangikan takjil kepada setiap pengendara yang lewat.(Tim laman guru)

PADEK.JAWAPOS.COM-Bulan Ramadhan menjadi momen istimewa bagi keluarga besar SD Negeri 31 Payakumbuh untuk menambah nilai kepedulian sosial kepada peserta didik, melalui kegiatan berbagi takjil.

Program ini terlaksana berkat partisipasi aktif para wali murid, dengan penuh keikhlasan menyumbangkan takjil sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan dukungan terhadap Pendidikan karakter di sekolah.

Takjil diterima dari para walimurid pada sore hari menjelang waktu berbuka. Guru dan siswa kemudian bersama-sama menata, mengemas dan mempersiapkan paket takjil, dengan penuh semangat kebersamaan, suasana sekolah yang biasa nya sunyi, menjelang sore berubah menjadi ramai oleh aktivitas kebaikan.

Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran nilai gotong royong dan tanggung jawab. Para siswa di ajak memahami bahwa rezeki yang di miliki ada hak orang lain yang harus dibagikan kepada orang yang membutuhkan salah satu contohnya dengan berbagi takjil di sekolah.

Dengan bimbingan guru mereka menyapa masyarakat dengan sopan, tersenyum tulus, serta mengucapkan terima kasih kepada setiap penerima takjil.

Hal–hal sederhana ini menjadi pelajaran karakter yang tidak tertulis di buku pelajaran, tetapi tertanam kuat dalam sanubari mereka yang bisa dijadikan modal untuk mereka menginjak masa remaja bahkan bisa melekat kuat sampai tua.

Menjelang azan magrib, para siswa yang diwakilkan oleh anggota pramuka SDN 31 Payakumbuh yang lebih di kenal dengan sebutan PRAmuka tiGA saTU PAyakumbuh (Pragatupa) di bawah bimbingan kakak pembina Shinta Eka Putri, S.Pd dan Kamabigus Artikam, S.Pd. Para siswa berdiri rapi di depan gerbang sekolah sambil membawa paket takjil.

Satu persatu takjil di bagikan kepada pengguna jalan,tukang ojek, pengendara dan warga sekitar yang melintas.

Senyum Bahagia terpancar dari wajah para siswa saat melihat kebahagian orang–orang yang menerima. Momen ini menjadi pengingat bahwa kebahagian sejati juga lahir dari yang memberi bukan hanya dari yang menerima.

Dukungan para walimurid menjadi kekuatan utama dalam kegiatan ini. Mereka tidak hanya menyumbangkan makanan, tetapi juga telah menanamkan contoh nyata kepada anak-anak tentang kepdulian dan keiklasan.

Sinergi antara sekolah dan orang tua ini menunjukan bahwa Pendidikan Karakter tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga tumbuh dari rumah dan lingkungan sekitar.

Kegiatan berbagi takjil ini mempererat hubungan antara sekolah dan masyarakat sekitar. Banyak warga yang menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kegiatan yang di lakukan para siswa dan guru.

Interaksi sederhana di pinggir jalan tersebut menjadi ruang belajar sosial yang berharga bagi anak-anak, sekaligus memperkuat citra sekolah sebagai bagian dari masyarakat yang peduli aktif dalam kegiatan kemanusian.

Melalui kegiatan berbagi takjil, sekolah ingin menegaskan bahwa Ramadhan bukan sekedar tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang melatih kepekaan sosial dan memperbanyak amal kebaikan.

Dari halaman sekolah yang sederhana Cahaya Ramadhan di pancarkan dengan berbagi takjil untuk orang yang berpuasa yang mana siswa, guru, walimurid Bersatu dalam satu tujuan : Menebar kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan berbagi takjil ini bukan sekedar membagikan makanan atau minuman, tetapi juga dapat menanamkan nilai empati dan kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan ini di harapkan dapat menjadi tradisi tahunan yang terus berlanjut. Dengan Langkah kecil namun konsisten, sekolah berupaya mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan jiwa sosial yang tinggi.

Semoga Cahaya Ramadahn yang di nyalakan melalui kegiatan berbagi takjil ini mampu menerangi hati para siswa dan masyrakat sekitar, serta menjadi kenangan indah dalam perjalanan Pendidikan mereka.

Semoga kegiatan berbagi takjil ini menjadi amal kebaikan yang terus mengalir pahalanya serta menguatkan ikatan persaudaraan di lingkungan sekitar sekolah dan masyarakat sekitar.

Dari tangan–tangan kecil yang belajar memberi, tumbuh harapan besar akan generasi yang peduli, berakhlak mulia dan penuh kasih.

Ramadhan pun terasa lebih bermakna karena di dalamnya tersimpan pelajaran tentang keikhlasan, kebersamaan dan cinta sesama.(Sri Susanti Mirza, S.Pd, Guru SDN 31 Payakumbuh)

Baca Juga: Rencana Anak Ketiga Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah, Tunggu hingga 2027




Editor : Novitri Selvia
#SD Negeri 31 Payakumbuh #Sri Susanti Mirza #berbagi takjil