Program beasiswa ini secara keseluruhan menjaring 83 siswa dari berbagai SMA, SMK, dan MAN di Kota Padang untuk mengikuti pendidikan di Provinsi Guangdong, salah satu pusat ekonomi dan pendidikan maju di China.
Selain prestasi di Guangdong, capaian internasional siswa SMAN 12 Padang semakin beragam. Satu siswa program Sampoerna Academy memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat.
Sementara satu siswa lainnya tengah mengikuti program pertukaran pelajar di Hongaria dan telah menerima tawaran beasiswa lanjutan ke Rumania.
Ikhwansyah menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan ini. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi pembinaan akademik dan karakter siswa. “Alhamdulillah, ini menjadi bukti bahwa siswa SMAN 12 Padang mampu bersaing di tingkat internasional. Kami terus mendorong budaya belajar yang disiplin, berprestasi, dan berwawasan global,” ungkap Kepala SMAN 12 Padang, Dr. Ikhwansyah, S.Kom., M.Kom.
Ikhwansyah menambahkan, program beasiswa ke Guangdong bukan sekadar kesempatan belajar di luar negeri, tetapi juga bagian dari proses membentuk generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan global.
“Kami berharap siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan bahasa, pemahaman lintas budaya, serta kesiapan menghadapi persaingan global,” tambahnya.
Dukungan Komite Sekolah dan Sinergi Orang Tua
Ketua Komite SMAN 12 Padang, Drs. Darmadi, menilai prestasi ini sebagai buah dari kolaborasi yang kuat antara sekolah dan orang tua.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa kolaborasi yang kuat antara sekolah dan orang tua mampu melahirkan generasi unggul. Kami di komite akan terus mendukung program-program sekolah yang mendorong siswa berprestasi hingga ke tingkat internasional,” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Sumbar itu.
Fokus Program Beasiswa Guangdong
Program beasiswa ke Guangdong dikenal sebagai skema kerja sama pendidikan internasional yang menekankan penguatan kompetensi sains, teknologi, dan vokasi.
Provinsi Guangdong memiliki institusi pendidikan bertaraf internasional serta kawasan industri dan teknologi seperti Shenzhen dan Guangzhou, yang menjadi pusat inovasi di Asia.
Melalui program ini, siswa akan mendapatkan fasilitas pendidikan, pembinaan bahasa Mandarin, pengalaman belajar di lingkungan multikultural, serta exposure terhadap ekosistem industri.
Pemerintah Kota Padang memandang program ini sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menghasilkan generasi yang mampu membawa pengetahuan global bagi pembangunan daerah.(*)
Editor : Heri Sugiarto