Penulis : Sri Susanti Mirza, S.Pd - Guru SDN 31 Payakumbuh
PADEK.JAWAPOS.COM - Dalam upaya menumbuhkan budaya literasi sejak dini ,SD Negeri 31 Payakumbuh kembali menghadirkan kegiatan edukatif yang penuh makna melaui kunjungan pustaka keliling .Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata sekolah dalam mendekatkan buku kepada peserta didik,sekaligus menciptakan suasana yang menyenangkan dan inspiratif.
Pustaka keliling hadir sebagai jembatan yang mendekatkan buku kepada siswa.
Dengan membawa berbagai koleksi bacaan yang menarik dan beragam ,kegiatan ini mampu menciptakan suasana belajar yang berbeda dari biasanya .Halaman sekolah yang biasanya di gunakan untuk aktivitas rutin,berubah menjadi ruang literasi terbuka yang penuh semangat dan keceriaan.
Sejak kedatangan pustaka keliling ,siswa tampak begitu antusias,mereka berbondong – bondong mendatangi kendaraan pustaka keliling ,memilih buku yang mereka sukai dan mencari tempat yang nyaman untuk membaca buku yang sudah mereka pilih ,ada juga yang mengambil buku hanya bolak balik lihat gambar tetapi semua itu tujuan nya untuk meningkatkan literasi dan mint abaca bagi peserta didik yang mana selama ini minat anak untuk membaca sudah mulai menurun.
Koleksi buku yang mereka bawa berbagai macam mulai dari buku pengetahuan umum ,buku cerita rakyat,buku dongeng anak ,buku ensiklopedia sederahana ,hingga buku bergambar yang penuh warna ,hal ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengekplorasi berbagai jenis bacaan sesuai dengan minat dan tingkat pekembangan peserta didik.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada membaca semata ,tetapijuga dirancang untuk membangun pengalaman belajar yang menyenangkan.Siswa di ajak untuk membaca secara mandiri ,serta nantinya bisa menceritkan kemabali apa yang sudah di baca di depan kelas dan juga bisa bertukar pikiran tentang apa saja yang telah mereka baca disini tampak adanya interaksi antar siswa yang menajdi bagian penting dalam mengasah kemampuan berpikir kritis ,belajar berbicara di depan umum dan dapat memehami isi cerita yang dibaca.
Peran guru dalam hal ini sangat lah penting Guru tidak hanya bertindak sebagai pendamping ,tetapi juga sebgaai motivator yang mendorong siswa agar aktif membaca dan bisa mencintai buku lebih dari mencintai HP .dengan pendekatan yang terarah guru membantu siswa menemukan kesenangan dalam membaca serta nmenanamkan nilai bahwa dengan membaca dunia luar dapat di kuasai maksudnya dengan sering membaca apalagi ilmu pengetahuan siswa mengetahaui tentang yang terjadi didunia luar.
Selain itu ,kunjungan pustaka keliling ini juga menjadi bentuk kolaborasi anatra sekolah dengan pihak penyedia layanan literasi daerah salah satunya pustaka keliling .Kerjasama ini menunjukan bahwa upaya peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah tetapi juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak .Kehadiran pustaka keliling menjadi bukti nyata bahwa akses terhadap bahan bacaan dapat di perluas hingga menjangkau seluruh siswa.
Kepala Sekolah SD Negeri 31 Payakumbuh dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menciptakab generasi yang rajin dan kreatif kerena dengan literasi bukan hanya sekadar kemampuan membaca dan menulis saja tetapi dapat menambah informasi ,mengolah ide – ide serta nantinya dapat meaplikasikan dalam kehidupan sehari – hari.
Melalui kegitan ini diharapkan siswa menjadikan membaca sebagai sebuah kebiasan yang positif kegiatan pustaka keliling di SD Negeri 31 Payakumbuh ini hendaknya dapat terus berlanjut dan menjadiagenda rutin sekolah.,kerena dengan konsistensi pelakasanaan ,budaya literasi akan semakin kuat tertanam dalam diri siswa ,sekolah juga berkomitmen menhadirkan inovasi – inovasi baru untuk meningkatkan pembelajaran yang inovatif,kreatif dan bermakna demi mendukung masa depat peserta didik dan berguna bagi mereka nantinya untuk menjelaja dunia luar.
Sebagai penutup kunjungan pustaka keliling menjadi bukti bahwa langkah sederhana seperti menghadirkan pustaka keliling hadir di tengah siswa SD Negeri 31 Payakumbuh dapat memberikan dampak yang luar biasa .Dari halaman sekolah yang sederhana tumbuh harapan besar untuk melahirkan generasi yang gemar membaca ,cerdas dan siap menghadapi tantangan masa depan. (*)
Editor : Adriyanto Syafril