Penulis : Elvis Betrizon - Pelaksana Teknis TKA SD Kota Pariaman
Di tengah upaya peningkatan mutu pendidikan, pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP di Kota Pariaman menjadi langkah penting dalam memetakan kemampuan peserta didik sekaligus memperkuat kualitas pembelajaran di sekolah. TKA tidak hanya dipandang sebagai kegiatan evaluasi semata, tetapi juga sebagai sarana melihat sejauh mana peserta didik memahami materi, berpikir kritis, dan mampu menyelesaikan persoalan secara mandiri.
Pelaksanaan TKA tahun ini berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Sejak pagi, para siswa datang dengan persiapan terbaik mereka. Guru dan tenaga kependidikan turut memberikan dukungan agar peserta didik merasa tenang dan percaya diri. Suasana sekolah terasa lebih hidup karena seluruh pihak berupaya menciptakan pelaksanaan ujian yang nyaman, jujur, dan humanis.
Bagi siswa, TKA memberikan banyak manfaat. Selain melatih kemampuan akademik, TKA juga membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, dan ketekunan dalam belajar. Peserta didik belajar, pendidikan bukan hanya tentang menghafal, tetapi juga memahami konsep, menganalisis persoalan, dan menemukan solusi.
Di tingkat SD, TKA menjadi pengalaman awal yang membangun keberanian dan rasa percaya diri anak. Sementara bagi siswa SMP, TKA menjadi bekal penting menghadapi jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Hasil TKA juga memberi manfaat besar bagi sekolah dan guru. Melalui hasil tersebut, guru dapat mengetahui kemampuan siswa secara lebih rinci, sehingga pembelajaran berikutnya dapat disusun lebih tepat sasaran. Materi yang belum dipahami siswa dapat diperkuat kembali, sedangkan metode pembelajaran yang efektif dapat terus dikembangkan. Dengan demikian, TKA menjadi bagian dari proses evaluasi untuk meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman menyikapi pelaksanaan TKA dengan pendekatan yang bijaksana. Pemerintah daerah menegaskan, TKA bukan alat untuk memberi tekanan kepada siswa maupun sekolah, melainkan sarana evaluasi demi menghadirkan layanan pendidikan yang lebih baik. Oleh karena itu, dinas terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada sekolah melalui penguatan literasi, numerasi, serta peningkatan kompetensi guru.
Selain itu, pelaksanaan TKA juga menjadi momentum menanamkan nilai kejujuran dan integritas kepada peserta didik. Anak-anak diajak memahami hasil terbaik adalah hasil yang diperoleh melalui usaha sendiri. Nilai-nilai inilah yang diharapkan mampu membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.
Pada akhirnya, TKA menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun pendidikan yang lebih berkualitas di Kota Pariaman. Dari ruang-ruang kelas sederhana hingga sekolah-sekolah yang terus berkembang, tumbuh harapan agar lahir generasi yang cerdas, tangguh, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Pendidikan bukan sekadar tentang nilai, tetapi tentang menyiapkan anak-anak menjadi pribadi yang mampu membawa perubahan bagi daerah dan bangsanya. (*)
Editor : Adriyanto Syafril