Penulis : Mutiara, S.Pd, Gr - Guru UPT SMPN 3 Sungayang
UPT SMPN 3 Sungayang kembali menggelar kegiatan tahunan pelepasan dan pengembalian siswa kelas IX kepada orang tua dalam sebuah acara penuh haru dan makna yang mengusung tema “Datang Dianta, Pulang Bajapuik.” Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 16 Mei 2026 tersebut berlangsung meriah, khidmat, serta sarat dengan nuansa budaya Minangkabau.
Acara ini menjadi momentum penting bagi sekolah, siswa, orang tua, serta seluruh tamu undangan sebagai bentuk penghormatan atas perjalanan pendidikan siswa selama menempuh pendidikan di SMP. Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur penting dunia pendidikan dan pemerintahan di Kabupaten Tanahdatar. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanahdatar, Dr. Alvi Hidayati, M.Pd., Pengawas Satuan Pendidikan Fitra Yenti, M.Ag., Camat Sungayang, Wali Nagari Minangkabau, Wali Jorong Minangkabau, para Kepala SD se-Kecamatan Sungayang, guru promosi dan guru pindah tugas, guru purna bakti, komite sekolah, tokoh masyarakat, serta orang tua wali murid kelas IX UPT SMPN 3 Sungayang. Acara dimulai sejak pagi hari dengan penyambutan tamu undangan oleh siswa dan majelis guru.
Para tamu disambut dengan alunan musik tradisional Minangkabau yang menambah suasana menjadi lebih hangat dan berkesan. Kehadiran seluruh unsur masyarakat dan pendidikan menunjukkan kuatnya dukungan terhadap kemajuan pendidikan di Kecamatan Sungayang, khususnya di UPT SMPN 3 Sungayang. Susunan acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan sambutan Kepala UPT SMPN 3 Sungayang. Dalam sambutannya, kepala sekolah menyampaikan rasa syukur dan bangga atas keberhasilan siswa kelas IX menyelesaikan pendidikan mereka. Beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat yang telah mendukung proses pendidikan siswa selama ini.
“Anak-anak datang ke sekolah ini diantar oleh orang tua dengan penuh harapan. Hari ini mereka kami pulangkan kembali dengan berbagai ilmu, pengalaman, serta nilai-nilai kehidupan. Semoga mereka menjadi generasi yang membanggakan keluarga, agama, dan bangsa,” ujar kepala sekolah dalam sambutannya.
Selanjutnya, sambutan disampaikan Pengawas Satuan Pendidikan, Fitra Yenti, M.Ag. Dalam arahannya, beliau mengapresiasi kerja keras seluruh warga sekolah menciptakan lingkungan pendidikan yang aktif, kreatif, dan berbudaya. Beliau juga berpesan kepada siswa kelas IX agar terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan menjaga nama baik almamater.
Sambutan berikutnya datang dari pihak komite sekolah yang mewakili orang tua wali murid. Komite sekolah menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh guru yang telah mendidik dan membimbing anak-anak mereka dengan penuh kesabaran dan dedikasi. Menurutnya, guru tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak siswa. Suasana haru mulai terasa ketika memasuki sesi kata perpisahan dari siswa kelas VII dan VIII.
Perwakilan siswa menyampaikan ucapan terima kasih kepada kakak kelas IX yang selama ini telah menjadi teladan dan sahabat dalam berbagai kegiatan sekolah. Mereka berharap tali persaudaraan tetap terjalin meskipun nantinya telah menempuh jalan pendidikan yang berbeda. Setelah itu, perwakilan siswa kelas IX menyampaikan pidato perpisahan yang penuh rasa haru dan kenangan.
Dalam pidatonya, siswa kelas IX mengenang berbagai pengalaman selama belajar di UPT SMPN 3 Sungayang, mulai dari kegiatan belajar mengajar, perlombaan, hingga kebersamaan bersama guru dan teman-teman. Mereka juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh guru atas segala kesalahan dan kenakalan selama menempuh pendidikan. Puncak haru acara terjadi saat prosesi bersalaman dengan takzim antara siswa kelas IX dengan seluruh guru. Dengan penuh rasa hormat, para siswa menghampiri guru-guru mereka satu per satu untuk meminta doa restu. Banyak siswa, guru, dan orang tua yang tampak meneteskan air mata dalam suasana emosional tersebut. Prosesi ini menjadi simbol penghormatan dan rasa terima kasih siswa kepada para pendidik yang telah berjasa dalam perjalanan hidup mereka. Tidak hanya berlangsung khidmat, kegiatan pelepasan ini juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni budaya Minangkabau.
Salah satu penampilan yang paling memukau adalah Tari Sorak Sorai Urang Kasawah yang dibawakan dengan penuh semangat oleh para siswa. Tarian tersebut merupakan tari unggulan yang akan diperlombakan dalam ajang FLS3N tahun 2026. Penampilan para siswa mendapat apresiasi meriah dari seluruh tamu undangan karena gerakan yang kompak, energik, serta menggambarkan kekayaan budaya daerah. Selain itu, acara juga dimeriahkan dengan musik tradisional Minangkabau dan beberapa tarian adat lainnya yang menampilkan keindahan seni budaya lokal. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa UPT SMPN 3 Sungayang tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga aktif melestarikan budaya daerah sebagai identitas generasi muda Minangkabau.
Kehangatan dan kebersamaan sangat terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Orang tua siswa tampak bangga melihat putra-putri mereka tampil dan menerima penghargaan atas perjuangan selama belajar di sekolah. Para tamu undangan pun memberikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan acara yang berlangsung tertib, meriah, dan penuh makna. Melalui kegiatan “Datang Dianta, Pulang Bajapuik”, UPT SMPN 3 Sungayang berharap dapat mempererat hubungan antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Acara ini juga menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama dalam membentuk generasi penerus yang cerdas, berkarakter, serta berbudaya. Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, maka berakhir pula perjalanan siswa kelas IX di bangku SMP. Namun, semangat belajar dan nilai-nilai yang telah ditanamkan selama di sekolah diharapkan akan terus menjadi bekal dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. UPT SMPN 3 Sungayang pun berharap seluruh lulusan tahun 2026 mampu menjadi generasi yang sukses, membanggakan, serta tetap menjunjung tinggi adat dan budaya Minangkabau di manapun berada. (*)
Editor : Adriyanto Syafril