Laporan : Dila Kartika - Wartawan Padang Ekspres
SMA Negeri 3 Solok terus menunjukkan komitmen dalam membentuk karakter siswa yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila melalui penerapan Profil Pelajar Pancasila dalam berbagai kegiatan sekolah. Program ini merupakan bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka yang bertujuan menciptakan generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki kompetensi global.
“Profil Pelajar Pancasila mencerminkan identitas bangsa Indonesia yang memiliki karakter kuat, mampu berpikir kritis, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. SMA Negeri 3 Solok berkomitmen untuk menanamkan nilai-nilai ini dalam setiap aktivitas siswa, baik di dalam maupun di luar kelas,” ujar Kepala SMA Negeri 3 Solok dalam wawancara belum lama ini.
Dalam pelaksanaannya, SMA Negeri 3 Solok menekankan pengembangan enam dimensi utama Profil Pelajar Pancasila, yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia; berkebinekaan global; gotong royong; mandiri; bernalar kritis; dan kreatif.
Pada dimensi pertama, siswa dibiasakan memulai setiap kegiatan dengan doa bersama serta mengikuti kegiatan keagamaan seperti Pesantren Ramadan, salat duha berjamaah, dan peringatan hari besar Islam.
Sementara itu, dimensi berkebinekaan global diwujudkan melalui kegiatan Festival Budaya dan Pentas Seni sebagai sarana memperkenalkan keragaman budaya Indonesia sekaligus memperkuat sikap saling menghargai antar siswa yang berasal dari latar belakang budaya berbeda.
Semangat gotong royong diwujudkan melalui kegiatan membersihkan lingkungan sekolah dan kerja sama dalam kegiatan ekstrakurikuler. Siswa juga terlibat dalam program sosial, seperti penggalangan dana untuk korban bencana dan bakti sosial ke panti asuhan.
Sekolah juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan potensi diri melalui program kewirausahaan, pengelolaan koperasi siswa, dan kompetisi inovasi. Melalui program ini, siswa didorong untuk memiliki sikap percaya diri serta mampu mengambil keputusan secara mandiri.
Dalam mengasah kemampuan berpikir kritis, siswa dibiasakan melalui kegiatan diskusi, debat antarkelas, dan penyelesaian studi kasus dalam berbagai mata pelajaran. Sementara itu, kreativitas siswa difasilitasi melalui berbagai kegiatan seperti pameran seni, lomba karya ilmiah, dan pengembangan teknologi.
Sebagai bagian dari implementasi tersebut, SMA Negeri 3 Solok juga mengadakan berbagai kegiatan rutin, seperti Pentas Seni dan Budaya, Program Literasi Sekolah, ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR), lomba debat dan diskusi, serta aksi sosial dan lingkungan seperti penanaman pohon, pembersihan lingkungan, dan bakti sosial.
Penerapan Profil Pelajar Pancasila di SMA Negeri 3 Solok telah menunjukkan hasil yang membanggakan. Pada 2024, SMA Negeri 3 Solok berhasil meraih Juara I Lomba Debat Bahasa Indonesia tingkat provinsi serta Penghargaan Sekolah Ramah Lingkungan dari Dinas Pendidikan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan menyampaikan harapannya agar semangat Profil Pelajar Pancasila terus tertanam dalam diri setiap siswa.
“Kami berharap siswa tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga menjadi pribadi yang berkarakter, peduli terhadap lingkungan, serta mampu bersaing di tingkat global dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila,” ujarnya.
Dengan penerapan Profil Pelajar Pancasila ini, SMA Negeri 3 Solok diharapkan dapat mencetak generasi muda yang unggul, berdaya saing tinggi, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan Indonesia. (*)
Editor : Adriyanto Syafril