Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Belajar Adat Bersama Bundo Kanduang

Adriyanto Syafril • Rabu, 17 Juni 2026 | 09:10 WIB
Azwa Novika Anjoli
Azwa Novika Anjoli

Penulis : Azwa Novika Anjoli - Murid Uptd Sdn 05 Batu Payuang

Perkenalkan  nama saya  Azwa Novika Anjoli , saya duduk di kelas V di UPTD SDN 05 Batu Payuang. Pada hari senin tanggal 8 Juni 2026 sekolah saya melaksanakan Gerakan Literasi Berbasis Budaya, dengan mendatangkan guru tamu yang bernama MISLAINI AMIR,A.­Md.Keb, beliau merupakan ketua Bundo Kanduang di Nagari Batu Payuang. Banyak­ sekali ilmu yang saya da­pat­ dari kegiatan ini, saya mempelajari tentang budaya alam minang kabau dari mana asal minang kabau pertaman kalinya dari adu kerbau. Sete­lah itu saya mempelajari nama perempuan remaja yang belum menikah dan laki-laki remaja yang belum menikah. Nama lain dari peremuan yang belum menikah yaitu putu bungsu dan nama lain laki-laki urang mudo.

Saya juga mempelajari tentang kata mandaki, menurun, mendata dan malereang. Kata mandaki adalah kata bagai mana kita bisa berbicara dengan orang dewasa atau orang tua, kita harus berbicara dengan santun. Ke dua kata mendata adakah kata kita berbicara dengan sebanding dengan atau sama besar dengan kita. Ke tiga kata manurun adalah kata kata ke orang yang lebih kecil  dari kita, di sini kita harus berbicara dengan lembut kepada anak kecil. Yang ke empat kata malereng adalah kata  kita berpatisipasi dengan orang lain.

setelah itu saya mempelajari tentang sumbang duo baleh. Sumbang duo baleh yaitu hal yang dilarang pada adat minang kabau. Contoh subang duo baleh yaitu :

1. Sumbang duduak

Adalah sumbang kita saat duduak pada saat di rumah. Contoh sumbang duduak :

A. Duduak degan 1 laki laki

B. Duduak mengangkang

C. Duduak mancongkong

D. Kita duduak di atas orang di bawah

2. Sumbang tagak

Adalah perilaku sumbang kita tegak dimana pun kita berada.contoh sumbang tagak :

A. Tagak di depan pintu

B. Tangak di tangga

C. Tagak di tepi jalan

3. Sumbang jalan

Adalah perilaku sumbang kita saat berjalan. Contoh sumbang jalan :

A. Jalan dengan tangan di pinggang

B. Jalan denga terburu buru

C. Jalan tangan di atas kepala

4. Sumbang caliak

Adalah perilaku terhadap kita melihat orang. Contoh sumbang caliak :

A. Mancaliak mata lawan jenis lama-lama

B. Mancaliak barang orang lain berlama-lama

C. Mancigokk-cigok rumah orang

5. Sumbang makan

Adalah perilaku terhadap saat kita makan. Contoh sumabnag makan:

A. Makan sambil berbi­cara

B. Makan sambil berdiri

C.Kaman sambil angakat kaki

D.Makan dengan tangan kiri

Itulah contoh-contoh sumbang duo baleh yang telah saya pelajari bersama bundo kanduang.  (*)

 

Editor : Adriyanto Syafril
#Laman Guru Limapuluh Kota