Penulis : Os Jumiati, S.Pd., Gr - Guru TK Jamiatul Hujjaj IPHI
Komitmen dalam mengembangkan potensi anak usia dini secara holistik kembali membuahkan hasil membanggakan bagi TK Jamiatul Hujjaj IPHI Kota Payakumbuh. Pada ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) TK yang diselenggarakan oleh IGTKI-PGRI Kota Payakumbuh Tahun Ajaran 2025/2026, lembaga pendidikan tersebut berhasil meraih predikat Juara Umum setelah menorehkan prestasi pada seluruh cabang lomba yang dipertandingkan.Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 2 hingga 6 Juni 2026 itu menjadi wadah bagi peserta didik taman kanak-kanak untuk menampilkan kemampuan terbaiknya dalam bidang agama, seni, dan olahraga. Tiga cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Pildacil (Pidato Cilik), Tari Cewang Kreasi, dan Futsal.
Keberhasilan TK Jamiatul Hujjaj IPHI menjadi Juara Umum tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara guru, orang tua, dan peserta didik. Menariknya, seluruh persiapan dan pembinaan peserta dilakukan secara mandiri oleh para guru dan wali murid tanpa melibatkan pelatih profesional dari luar sekolah. Hal ini menjadi bukti bahwa kolaborasi pendidikan yang baik mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan.
Pada cabang Pildacil, TK Jamiatul Hujjaj IPHI berhasil meraih Juara II melalui penampilan ananda Azzura Queenaradila yang membawakan pidato bertema “Berbakti kepada Kedua Orang Tua”. Dengan penyampaian yang lugas, ekspresif, dan penuh penghayatan, Azzura mampu memukau dewan juri dan audiens yang hadir. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari bimbingan intensif sang ibu, Dwi Nurliani, yang dengan penuh kesabaran mendampingi dan melatih putrinya hingga mampu tampil optimal di arena perlombaan.Prestasi tertinggi diraih pada cabang seni melalui Tari Cewang Kreasi, yang berhasil mengantarkan TK Jamiatul Hujjaj IPHI meraih Juara I. Penampilan yang memadukan unsur budaya lokal, kreativitas gerak, serta kekompakan para penari mendapat apresiasi tinggi dari dewan juri.
Tim tari tersebut dibina langsung oleh Os Jumiati, S.Pd, yang berhasil mengarahkan potensi anak-anak menjadi sebuah pertunjukan yang menarik dan sarat nilai budaya. Tim tari tersebut diperkuat oleh Mauliruna Aysadianchi, Alesha Alicia Novea, Jehan Az Zahra, Belia Athirah, Tsamara Citadella, Aruna Aurantiasya Vionanda, dan Adreena Queena Saila.
Sementara itu, pada cabang olahraga Futsal, TK Jamiatul Hujjaj IPHI kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara II. Di bawah arahan Yusnelti, S.Pd, para pemain menunjukkan semangat juang, kerja sama tim, dan sportivitas yang tinggi sepanjang pertandingan berlangsung.
Tim futsal diperkuat Haikal Fathullah Al Hadi, Syauqi Rayyan, Syauqi Haikal Fayyadh, Rega Al Barraq, Atharva Putra Cenov, Ardzan Alfarizy, Hannan Syand Assyauqi, dan Raja Adhatama Satria.
Kepala TK Jamiatul Hujjaj IPHI, Elidesusni, S.Pd.AUD, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian yang diraih sekolah. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari proses pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter, bakat, dan kepercayaan diri anak sejak usia dini.
”Prestasi ini adalah hasil kerja keras seluruh keluarga besar TK Jamiatul Hujjaj IPHI. Anak-anak telah menunjukkan kemampuan terbaik mereka, guru-guru bekerja dengan penuh dedikasi, dan para orang tua memberikan dukungan luar biasa. Kami bersyukur atas amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada sekolah,” ujarnya.
Sebagai puncak rangkaian kegiatan, pada Senin, 15 Juni 2026, para juara didampingi guru dan wali murid menghadiri acara penyerahan piala dan penghargaan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh. Acara tersebut dihadiri oleh Kabid PAUDNI, Pengawas TK, Kasi PAUD, serta jajaran Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.
Prestasi yang diraih TK Jamiatul Hujjaj IPHI menjadi bukti bahwa pendidikan anak usia dini yang dibangun melalui kolaborasi antara sekolah dan keluarga mampu melahirkan generasi yang unggul, kreatif, religius, dan berdaya saing. Lebih dari sekadar kemenangan, keberhasilan ini merupakan refleksi dari proses pendidikan yang menempatkan anak sebagai subjek utama dalam mengembangkan potensi terbaiknya.
Pihak sekolah berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh lembaga PAUD dan TK di Kota Payakumbuh untuk terus berinovasi dalam pembelajaran serta memberikan ruang yang luas bagi anak-anak untuk tumbuh dan berprestasi.
“Setiap anak adalah bintang yang memiliki cahaya berbeda. Tugas kita sebagai pendidik dan orang tua adalah membantu mereka menemukan dan memancarkan cahaya tersebut. Prestasi bukanlah tujuan akhir, melainkan hasil dari proses pembinaan yang penuh cinta, kesabaran, dan keteladanan.” (*)
Editor : Adriyanto Syafril