Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Usai SAS, SDN 28 Payakumbuh Gelar Pagi Ceria untuk Segarkan Semangat Murid

Adriyanto Syafril • Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Kegiatan apel pagi usai melaksanakan Sumatif Akhir Semester 2 T.P. 2025 / 2026 beberapa waktu lalu. (TIM LAMAN GURU)
Kegiatan apel pagi usai melaksanakan Sumatif Akhir Semester 2 T.P. 2025 / 2026 beberapa waktu lalu. (TIM LAMAN GURU)

Penulis : Kiki Krisdianti, S. Pd - Guru SDN 28 Payakumbuh

PADEK.JAWAPOS.COM-Rabu pagi yang cerah di SD Negeri 28 Payakumbuh terasa berbeda dari biasanya. Setelah beberapa hari murid mengikuti Sumatif Akhir Semester (SAS) 2 Tahun Pelajaran 2025/2026, kini wajah-wajah tegang yang sebelumnya tampak saat mengerjakan soal ujian telah berganti dengan senyum ceria dan penuh semangat. Halaman sekolah kembali dipenuhi gelak tawa, canda, dan keceriaan anak-anak yang menikmati kegiatan pagi ceria bersama teman-teman dan guru.

Suasana semakin hidup bersama Kepala SD Negeri 28 Payakumbuh, Hj. Wisma Diandra, M.Pd. Dengan penuh semangat dan energi positif, beliau mengajak seluruh warga sekolah mengikuti berbagai aktivitas menyenangkan. Ke­ceriaan terpancar dari beliau menular ke seluruh murid. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap kegiatan yang diberikan. Tawa bahagia terdengar di berbagai sudut halaman sekolah, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.

Kegiatan ini bukan sekadar hiburan setelah menghadapi ujian. Lebih dari itu, menjadi sarana menyegarkan kem­ba­li­nya semangat murid setelah beberapa hari berkonsentrasi penuh mengikuti asesmen. Anak-anak diajak bergerak, bermain, bernyanyi, dan berinteraksi dengan teman-temannya. Melalui kegiatan sederhana tersebut, mereka belajar bahwa sekolah bukan hanya untuk belajar pelajaran di dalam kelas, tetapi juga tempat tumbuh, bergembira, dan membangun karakter.

Sumatif Akhir Semester telah selesai dilaksanakan. Kini saatnya murid menunggu hasil dari usaha yang telah mereka lakukan. Namun, ada satu hal penting yang selalu perlu diingat, yaitu hasil tidak akan pernah mengkhianati usaha. Setiap anak telah berjuang dengan kemampuannya masing-masing. Ada yang belajar dengan tekun, ada yang berusaha memperbaiki kekurangan, dan ada pula yang terus berlatih memperoleh hasil lebih baik.

Sebagai seorang pendidik, kami selalu mengingatkan murid, keberhasilan tidak hanya ditentukan angka tertulis pada lembar hasil belajar. Nilai memang penting sebagai gambaran pencapaian akademik, tetapi ada sesuatu yang jauh lebih berharga untuk dimiliki, yaitu karakter dan sikap yang baik.

Dalam kehidupan, banyak orang yang berhasil bukan semata-mata karena nilai akademiknya tinggi, tetapi karena memiliki kejujuran, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, dan kemampuan menghargai orang lain. Karakter yang baik akan menjadi bekal utama dalam menjalani kehidupan bermasyarakat. Seseorang ya­ng memiliki sikap santun, jujur, dan peduli akan lebih mudah diterima di lingkungan sekitarnya.

Oleh karena itu, setelah ujian selesai, murid diajak tidak hanya menunggu hasil dengan penuh harapan, tetapi juga melakukan refleksi terhadap sikap dan perilaku yang telah ditunjukkan selama proses pembelajaran. Apakah su­dah disiplin? Apakah sudah bertanggung jawab terhadap tugas? Apakah sudah menghormati guru dan teman? Pertanyaan-pertanyaan sederhana tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk pribadi yang lebih baik.

Dalam perspektif Islam, usaha dan doa adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Allah SWT. berfirman bahwa manusia akan memperoleh apa yang telah diusahakannya. Karena itu, setiap usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh tidak akan sia-sia. Hasil yang diperoleh nantinya merupakan bagian dari ketetapan terbaik yang Allah berikan sesuai dengan ikhtiar yang telah dilakukan.

Momentum pagi ini juga menjadi pengingat bahwa pro­ses belajar harus dijalani dengan penuh semangat dan rasa syukur.

Anak-anak belajar bahwa setiap tantangan dapat dihadapi dengan optimisme. Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, dan keberhasilan bukan alasan untuk berpuas diri. Yang terpenting adalah terus berusaha menjadi lebih baik dari hari ke hari.

Pendidikan bukan hanya tentang mengejar nilai, tetapi juga membentuk manusia ya­ng utuh, cerdas pikirannya, baik sikapnya, kuat karakternya, menjadi generasi yang berakhlak mulia, dan memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, agama, dan bangsa serta siap menghadapi tantangan masa depan. (*)

Editor : Adriyanto Syafril
#kegiatan sekolah #Sumatif Akhir Semester #pendidikan karakter #Laman Guru Payakumbuh #SDN 28 Payakumbuh