Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Respons Cepat, Ketua DPRD Deni Asra Serahkan Pokir ke Jalan Mudiak Coran

padek • Jumat, 14 Januari 2022 | 11:08 WIB
Photo
Photo
Ketua DPRD Limapuluh Kota Deni Asra langsung merespons aspirasi dari masyarakat dan nagari terkait masih buruknya infrastruktur jalan di Mudiak Coran, Nagari Sitanang Kecamatan Lareh Sago Halaban.

Deni Asra menyebutkan, kondisi jalan tersebut sangat menyulitkan bagi masyarakat termasuk pengguna jalan untuk aktivitas sehari-hari dan perekonomian di daerah tersebut.

Untuk itu, tahun ini karena anggaran terbatas, dirinya akan memulai peningkatan jalan tersebut lewat dana pokok pikirannya melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Meski masih terbatas, Deni berharap itu bisa menjawab sementara harapan masyarakat dan nagari karena akan dilanjutkan tahun 2023.

"Jalan tersebut memang butuh peningkatan jadi lapisan aspal beton (laston) agar masyarakat dan pengendara dari daerah tersebut tidak terhambat. Apalagi kalau hujan, memiriskan sekali kondisinya. Ini jadi perhatian kita di DPRD. Secara bertahap kita tingkatkan," ujar Deni Asra, Jumat (14/1/2022).

Politisi Partai Gerindra itu, menambahkan bahwa dengan anggaran yang terbatas saat ini, memang belum maksimal di 2022 ini jalan itu ditingkatkan lewat pokok pikirannya.

"Memang belum maksimal kita tingkatkan tahun ini. Namun, terpenting DPRD sudah memahami kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Nanti kita maksimalkan aspal beton di tahun 2023 dan selanjutnya," tambah Deni Asra yang juga Ketua Asosiasi Desa Kreatif Indonesia (ADKI) Sumbar, ini.

Sebelumnya diberitakan, akses utama menuju pemukiman penduduk di Nagari Sitanang Kecamatan Lareh Sago Halaban masih ada yang belum pernah tersentuh aspal alias masih jalan tanah.

Kondisi jalan berlumpur dan licin saat diguyur hujan sepanjang 2 kilometer sehingga tak bisa dilewati kendaraan roda dua dan roda empat. Kondisi tersebut dibenarkan Wali Nagari Sitanang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Hardison Datuak Tulahir saat dikonfirmasi Padang Ekspres, Kamis (13/1).


Jalan yang belum pernah disentuh aspal tersebut, mulai dari Simpang Sungai Ipuah hingga Mudiak Coran dengan penduduk sekitar 250 kepala keluarga (KK) atau dengan jumlah jiwa mendekati angka 1.000 jiwa.


"Benar, jalan Sungai Ipuah sebelumnya sudah ada pembangunan. Hanya saja belum keseluruhan, sebab masih ada sekitar 2 kilometer panjang jalan yang sama sekali belum pernah tersentuh aspal. Becek dan licin saat diguyur hujan," ucap Hardison.


Jalan itu, katanya, selalu masuk dalam Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah (DU-RKP) Nagari Sitanang, hanya saja belum juga tersentuh pembangunan. Kondisi pandemi Covid-19, memperpanjang daftar tunggu pembangunan.


"Masyarakat terus berharap gar jalan menuju Mudiak Coran, bisa segera di aspal," tambahnya.


Tidak hanya jalan menuju Mudiak Coran. Sejumlah ruas jalan lainnya di Nagari Sitanang juga membutuhkan sentuhan pembangunan. Seperti jalan Batu Kabau-Muaro Sariak sepanjang 1.200 meter, kemudian jalan Tanjuang Gadang Sitanang juga mengalami kerusakan sepanjang 1.200 meter.


"Mudah-mudahan jalan Kampai, Labuah Gunuang-Sitanang dibangun tahun ini, seperti informasi yang kita peroleh dari Kabupaten Limapuluh Kota. Kita berharap anggaran sebesar Rp 1,5 miliar tersebut benar-benar bisa direalisasikan," harap Hardison.


Warga Sitanang, Zainal kerap memposting kondisi jalan di media sosial facebook hanya saja sampai saat ini tetap belum menjadi perhatian pemerintah.


Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kabupaten Limapuluh Kota belum berhasil dihubungi saat konfirmasi terkait kapan pembangunan jalan itu dilakukan.


Saat dicoba hubungi melalui telepon genggamnya, Rilza Hanif belum menjawab panggilan untuk konfirmasi Padang Ekspres. Pesan WhatsApp juga belum dibalas.(esg/fdl)



Editor : padek
#Dana Pokok Pikiran #Pokir Deri Asra Mudiak Coran #Deri Asra #Ketua DPRD Limapuluh Kota #Jalan Mudiak Coran Halaban