Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kebun Durian Premium di Sipingai: Makan Duren di Gazebo, Rp 150 Ribu Sekilo

Novitri Selvia • Selasa, 6 Desember 2022 | 10:12 WIB
Andrea Dian. (JPG)
Andrea Dian. (JPG)

Banyak jenis durian dengan rasa dan kualitas yang beragam, salah satu yang berbeda terdapat di Jorong Sipingai, Nagari VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota.

Petani bernama lengkap Ike Rismen mengembangkan jenis durian premium dengan rasa yang khas. Penggemar durian bisa menikmati buah durian premium atau mendapatkan bibit untuk dikembangkan.

Jalan berliku menyusuri perkampungan dengan sisi kanan dan kiri jalan sawah dan kebun masyarakat, menjadi pemandangan sebelum sampai di kebun durian Ike Rismen Farm di Jorong Sipingai.

Jalan berlapis aspal, rabat beton hingga jalan tanah berlapis kerikil perkerasan menjadi rute yang harus ditempuh hingga sampai ke kebun durian yang sudah dikunjungi Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah ini.

Lumayan jauh, jika dari pusat Kota Payakumbuh menyusuri Jalan Tan Malaka menuju Utara Kabupaten Limapuluh Kota. Menempuh perjalan cukup panjang dengan waktu tempuh berkendara sekitar satu jam.

Permukiman penduduk semakin jarang ditemui, tidak ditemui banyak orang, hanya sesekali berpapasan dengan beberpa unit kendaraan saat Padang Ekspres berkunjung, Minggu (4/12) sore.

Setelah melewati sejumlah persimpangan jalan, akhirnya sampai di salah satu bangunan semipermanen dengan sejumlah unit kendaraan roda empat terparkir di pinggir jalan. Terlihat tulisan besar di sebuah spanduk tertempel dibangun kayu berlantai dua dengan tulisan “Ike Rismen Farm”.

Selain bangunan utama, terlihat juga sejumlah pondok-pondok kecil sejenis gazebo dari bahan kayu yang tertata rapi di sela-sela pohon durian. Sementara di bagian atas pohon durian, buah yang hampir ranum berukuran cukup besar bergelantungan menunggu matang.

Pada bagian tampuk buah terpasang tali pengaman untuk menjaga buah saat matang tidak langsung ke tanah agar tidak menimpa pengunjung yang datang.

“Ya, ini kebun durian Ike Rismen. Kami juga pengunjung dan ingin membeli bibit durian Bawor, Musang King dan jenis durian lainnya,” ucap Edi, salah seorang pengunjung yang berasal dari Provinsi Riau yang tengah menaikkan sejumlah bibit durian ke dalam mobil minibus miliknya, kemarin.

Tidak berhasil menemui pemilik kebun, Ike Rismen yang saat itu sedang ada pekerjaan ke Kabupaten Dharmasraya, Padang Ekspres tidak bisa mendapatkan informasi lebih jauh terkait perkebunan durian di salah satu kawasan di Sipingai tersebut.

Namun menurut salah seorang pengelola harian kebun durian Ike Rismen Farm, saat ini tidak tersedia durian yang bisa dimakan. “Tidak ada durian yang bisa dimakan saat ini, namun untuk dibawa pulang yang kemungkinan matangnya besok, sepertinya ada,” ucap salah seorang pengelola kebun durian Ike Rismen Farm.

Jika saat durian berbuah lebat, biasanya para pengunjung mencicipi buah durian langsung di sejumlah gazebo yang disediakan pengunjung. Di sana pengunjung bisa bersantai menikmati durian sekalian berkeliling kebun durian seluas dua hektare tersebut. ”Lahan kebun durian ini, sekitar dua hektare,” ucap pengelola kebun Durian, Ike Rismen Farm.

Bibit durian yang dijual dengan jenis Bawor, Musang King dan OC terlihat tertata rapi di bagian samping depan perkebunan. Bibit setinggi 70 centimeter dengan berbagai jenis tersebut dijual dengan harga Rp 90 ribu per batangnya. “Ya, harganya sama untuk semua jenis bibit durian yang ada,” tambah pengelola kebun.

Sementara untuk bisa menikmati buah durian premium yang sudah matang, pengunjung harus menyediakan uang yang cukup. Sebab harga durian premium berbeda dengan harga durian biasa yang ada di Limapuluh Kota, maupun Sumatera Barat secara umum.

Buah durian premium dijual dengan standar harga satuan kilogram. Harga durian premium per kilogramnya dijual pengelola kebun dengan harga Rp 150 ribu.

“Harga durian dihitung per kilogram, harga satu kilogramnya Rp150 ribu,” jawab pengelola kebun saat ditanya soal harga durian premium di kebun Ike Rismen. Memulai usaha di tahun 2014 lalu, Ike Rismen langsung menjemput bibit durian dari Banyumas.

Kemudian menanamnya di kebun hingga berbuah dan bisa dinikmati hasilnya. Tidak hanya di Sumatera Barat, pengunjung dari seantero nusantara sudah pernah berkunjung ke kebun Ike Rismen Farm maupun outlet Durian Ike Rismen di Kota Pekanbaru.

“Pengunjung dari Sabang sampai Merauke sudah pernah datang berkunjung ke tempat kita, Alhamdulillah,” ucap, Ike Rismen melalui telepon genggamnya saat dihubungi Padang Ekspres, Senin malam.

Meski saat ini sedang tidak musim panen, namun beberapa pohon durian masih berbuah. Hanya saja, tidak selalu tersedia durian buah durian untuk dikonsumsi.

“Durian ini bisa panen tiga kali dalam setahun. Kebetulan saat ini, baru saja usai berbuah lebat. Kemungkinan beberapa bulan lagi baru akan panen lagi,” kata Ike Rismen yang juga membuka outlet Buah Durian di Kota Pekanbaru, persisnya di Jalan Arifin Ahmad, Marpoyan, Kota Pekanbaru. (*)

Editor : Novitri Selvia
#Durian Premium #Ike Rismen Farm #durian #Jorong Sipingai #Nagari VII Koto Talago