Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Warga Lepas Ikan di Lubang Jalan, Bentuk Protes ke Pemerintah

Arfidel Ilham • Senin, 27 Mei 2024 | 11:35 WIB

SINDIRAN: Warga luapkan kekecewaan dengan satire melepas benih ikan di badan jalan raya Payakumbuh- Lintau yang rusak dan tergenang air, kemarin.(FIDEL/PADEK)
SINDIRAN: Warga luapkan kekecewaan dengan satire melepas benih ikan di badan jalan raya Payakumbuh- Lintau yang rusak dan tergenang air, kemarin.(FIDEL/PADEK)
Kecewa sudah sejak lama jalan rusak tak kunjung diperbaiki, warga Jorong Kabindu, Nagari Labuah Gunuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, lepas bibit ikan di genangan air pada lubang jalan yang sudah seperti kubangan kerbau. 

Jalan berstatus jalan Provinsi Sumatera Barat penghubung Kota Payakumbuh dan Kabupaten Tanahdatar, persisnya jalan raya Payakumbuh-Setangkai tersebut, memang sudah sejak lama dikeluhkan warga. Sebab kondisinya yang sudah rusak parah dan tak layak lagi. 

“Kita kecewa dengan pemerintah yang tak kunjung merealisasikan pemeliharaan jalan yang sudah rusak parah. Akan adanya perbaikan, sepertinya masih angin segar saja. Sebab sampai saat ini belum kunjung diperbaiki,” sebut Rio bersama sejumlah ibu-ibu saat meluapkan kekecewaannya, usai menebar bibit ikan di lubang jalan, Minggu (26/5). 

Memang kondisi jalan raya Payakumbuh-Setangkai sangat memprihatinkan, hampir berlubang di sepanjang jalan yang melintasi Kecamatan Luak hingga Kecamatan Lareh Sago Halaban. Wajar ungkapan satire, kerap menjadi senjata masyarakat untuk membuka mata pemerintah agar perbaikan jan segera dilakukan. 

“Ini aksi yang untuk kesekian kalinya dilakukan masyarakat, sebab masyarakat sudah sangat rindu jalan yang lebih layak, lancar dan mulus,” tambah Rio berharap pemerintah segera merealisasikan perbaikan jalan. 

Sebelumnya, Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Datuak Bandaro Rajo usai menemui Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, telah dianggarkan Rp 98 miliar untuk perbaikan jalan Payakumbuh-Sitangkai atau Payakumbuh-Lintau. 

“Alhamdulillah, pak gubernur menyampaikan di tahun 2024, perbaikan jalan di Luak dan Lareh Sago Halaban yang ada di ruas Payakumbuh-Sitangkai akan dilaksanakan melalui dana Instruksi Presiden senilai Rp 98 miliar,” ungkap Bupati beberapa waktu lalu. (fdl)

Editor : Novitri Selvia
#Lepas Ikan di Lubang Jalan #Lareh Sago Halaban #Nagari Labuah Gunuang #jalan rusak