PADEK.JAWAPOS.COM-Bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota Deni Asra-Riko Febrianto berkomitmen akan menuntaskan pembangunan jalan tol Sumbar-Riau yang melintasi daerah tersebut. Lambannya pembangunan diduga akibat tak kunjung selesainya polemik pembebasan tanah.
“Insya Allah, kalau kami diberi mandat oleh rakyat, kita akan tuntaskan tol Sumbar-Riau yang melintasi Limapuluh Kota dengan melibatkan semua komponen. Ini sederhana saja sebenarnya kalau kepala daerah mau, kalau bernyali,” kata Deni Asra dan Riko Febrianto, Senin (10/7).
Menurut Deni Asra, persoalan tol Sumbar-Riau, seharusnya tidak menjadi isu lagi saat mereka ditetapkan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota kelak. “Ada beberapa skema yang kami siapkan, tentunya kami sudah riset ke bawah. Ada pesan yang tak sampai lalu diterima sepotong-sepotong. Dari sinilah penolakan terjadi. Padahal , kalau semua tokoh dilibatkan, diurus serius, dijamin tunta,” jelas Deni Asra.
Pembangunan ruas tol Sumbar-Riau yang melewati Limapuluh Kota, menurut Deni dan Riko, harusnya sudah berjalan dari lama. “Kami tidak muluk-muluk, begitu terpilih, langsung kita menghadap Bapak Presiden Prabowo, kita tuntaskan,” jelas Deni Asra.
Soal trase yang dilalui, apakah tetap di Pangkalan-Harau menuju Kecamatan Payakumbuh atau dari Pangkalan-Lareh Sago Halaban dan Situjuah Limo Nagari, Deni Asra mendapat informasi, prosesnya juga tengah digodok ulang Kementerian PUPR. “Kami memahami kekecewaan Kementerian PUPR dan semua pihak yang terlibat. Karena ini berlarut-larut. Tak ada kejelasan. Andai kebijakan kami ada hari ini, hari ini pun kami tuntaskan,” tutur Deni Asra. (fdl)
Editor : Novitri Selvia