Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Jalan Akses Objek Wisata di Limapuluh Kota Banyak Rusak

Arfidel Ilham • Selasa, 8 April 2025 | 12:30 WIB

PERLU PERBAIKAN: Kondisi jalan terlihat rusak di Nagari Andaleh, Kecamatan Luak, yang merupakan penghubung utama menuju Nagari Taram. (FIDEL/PADEK)
PERLU PERBAIKAN: Kondisi jalan terlihat rusak di Nagari Andaleh, Kecamatan Luak, yang merupakan penghubung utama menuju Nagari Taram. (FIDEL/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Sejumlah ruas jalan kabupaten di pusat-pusat kunjungan wisata di Kabupaten Limapuluh Kota dalam kondisi memprihatinkan, bahkan sangat tidak layak dilalui.

Kerusakan parah pada jalan-jalan yang seharusnya menjadi akses utama ke destinasi wisata membuat perjalanan menuju lokasi wisata menjadi berisiko, terutama saat libur Lebaran yang menjadi puncak kunjungan wisatawan.

Dari hasil penelusuran Padang Ekspres di Kecamatan Harau dan Kecamatan Luak, sejumlah ruas jalan di daerah wisata tersebut berada dalam kondisi rusak parah.

Jalan-jalan ini bahkan sulit untuk dilalui kendaraan roda empat, terutama karena terlalu sempit dan ada yang terletak di tebing-tebing curam, yang meningkatkan potensi bahaya bagi pengendara.

Salah satunya adalah jalan menuju Jorong Buluah Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau. Jalan sempit ini menjadi salah satu jalur utama wisatawan yang berkunjung pada libur Idul Fitri.

Namun, meski ramai dikunjungi, jalan ini cukup sulit dilewati kendaraan besar, terutama saat berpapasan di jalan yang hanya cukup untuk satu kendaraan.

“Jalan menuju Jorong Buluah Kasok memang lebih sempit. Saat kendaraan besar datang berlawanan arah, sangat sulit untuk menghindar. Kami terpaksa melakukan pengaturan buka tutup jalan, terutama saat kunjungan ramai seperti sekarang,” kata Edison, Kepala Jorong Buluah Kasok, Senin (7/4).

Buluah Kasok sendiri dikenal sebagai lokasi wisata dengan wahana bermain yang dikelola pihak swasta, namun akses jalannya terbilang ekstrem. Satu sisi jalan berbatasan langsung dengan tebing, sementara sisi lainnya jurang dalam.

Hal ini tentu membuat pengemudi dan pengunjung harus ekstra hati-hati, terutama ketika lalu lintas padat. Selain Buluah Kasok, jalan dari Bukik Limbuku menuju Nagari Taram juga mengalami kerusakan yang serius.

Beberapa titik jalan berlubang lebar, mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Kerusakan ini memperburuk kondisi akses ke salah satu objek wisata populer, Kapalo Banda, yang berada di Nagari Taram.

“Jalan ini sangat vital, bukan hanya penghubung antar nagari, tapi juga antara kecamatan. Ini merupakan akses tercepat menuju Ibu Kota Kabupaten di Sarilamak. Kalau dibiarkan, akan semakin membahayakan pengendara,” ujar Herry Wanda, salah seorang warga Nagari Andaleh.

Kondisi jalan di Nagari Sikabu-kabu Tanjuang Haro Padang Panjang (Sitapa), Kecamatan Luak, juga tidak kalah memprihatinkan. Jalan utama di kawasan wisata yang terkenal dengan pemandangan indah dan kafe-kafe eksotis tersebut rusak parah.

Hampir seluruh badan jalan dipenuhi lubang besar, dan bagian-bagian tertentu sangat sempit, terutama saat cuaca hujan. Jika kendaraan berpapasan, satu roda harus melewati lumpur di bahu jalan yang licin dan berbahaya.

“Ini sangat disayangkan, padahal kami sudah sering mengajukan perbaikan. Infrastruktur yang buruk membuat akses ke wisatawan semakin sulit. Semoga ada perhatian lebih dari pemerintah, dan tahun ini bisa menjadi kabar baik bagi kami di Sikabu-kabu,” harap Nofrizal, Wali Nagari Sitapa.

Kerusakan jalan yang melanda sejumlah kawasan wisata ini tentu merugikan sektor pariwisata Limapuluh Kota, yang diharapkan terus berkembang.

Pemerintah daerah diharapkan segera memberikan perhatian serius terhadap perbaikan infrastruktur, mengingat sektor pariwisata memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian daerah.(fdl)

Editor : Novitri Selvia
#Nagari Sarilamak #Jorong Buluah Kasok #Nagari Taram #jalan rusak #Nagari Sikabu-kabu Tanjuang Haro Padang Panjang