Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

4 Rumah Terbakar, 7 KK Kehilangan Tempat Tinggal

Syamsu Ridwan • Jumat, 20 Juni 2025 | 13:45 WIB

LUDES: Warga bergotong royong memadamkan api yang melalap rumah warga di Koto Alam, Rabu (18/6). Sebanyak tujuh KK terdampak dalam peristiwa ini.(SY RIDWAN/PADEK)
LUDES: Warga bergotong royong memadamkan api yang melalap rumah warga di Koto Alam, Rabu (18/6). Sebanyak tujuh KK terdampak dalam peristiwa ini.(SY RIDWAN/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Musibah kebakaran kembali melanda wilayah Kabupaten Limapuluh Kota. Kali ini, peristiwa nahas terjadi di Jorong Kototangah, Nagari Kotoalam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Rabu (18/6) sore.

Menurut Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Limapuluh Kota, Wiwing, kebakaran terjadi sekitar pukul 15.30 dan baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 setelah lebih dari dua jam upaya pemadaman intensif.

“Api dengan cepat membesar karena sebagian besar rumah di lokasi berbahan kayu dan berdempetan satu sama lain. Pemadaman dilakukan oleh personel dari Posko Pangkalan, Kapur IX, dan Posko Induk, serta dibantu oleh tim Damkar Kota Payakumbuh,” ujar Wiwing.

Selain personel Damkar, proses pemadaman juga melibatkan anggota TNI-Polri serta masyarakat sekitar yang bergotong-royong membantu proses evakuasi dan pengendalian api.

Data yang dihimpun dari Pemerintah Nagari Koto Alam menunjukkan, sebanyak empat unit rumah habis terbakar dalam insiden ini, menyebabkan tujuh Kepala Keluarga (KK) terdampak.

Salah satu rumah juga difungsikan sebagai kedai dan turut ludes dilahap api. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material diperkirakan cukup besar.

Mereka yang menjadi korban yakni Alda Puspita Sari (4 anggota keluarga). Selanjutnya Dedi Syafrianto (3 anggota keluarga). Kemudian M. Nasir (3 anggota keluarga), Rajab (4 anggota keluarga, rumah dan kedai terbakar), Syamsurijal (6 anggota keluarga, kedai terbakar), Mardian (6 anggota keluarga) dan Ayu (2 anggota keluarga).

Pemerintah Nagari Koto Alam dalam laporannya menyebutkan bahwa penyebab kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. (rid)

Editor : Novitri Selvia
#Nagari Kotoalam #Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Limapuluh Kota #kebakaran