PADEK.JAWAPOS.COM-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi berjalan di SMA Negeri 2 Harau Boarding School sejak dua minggu terakhir. Suasana pagi di sekolah tampak berbeda dari biasanya.
Sejumlah siswa berkumpul di halaman sekolah, duduk melingkar di meja yang terbuat dari batang pohon besar, sambil menikmati sarapan bergizi yang telah disiapkan dalam wadah stainless steel setelah istirahat pembelajaran olahraga.
Kepala SMA Negeri 2 Harau Boarding School, Arnegi Gustati, mengatakan bahwa program ini sangat membantu pemenuhan gizi siswa, terutama karena sekolah yang dipimpinnya berbasis boarding atau berasrama.
Dari total 223 siswa, 157 orang tercatat sebagai penerima manfaat MBG, sementara 60 siswa lainnya sudah lebih dulu mendapat bantuan makan dari pemerintah dengan fasilitas makan tiga kali sehari.
“Untuk di sekolah kami, MBG dibagikan pagi hari. Hal ini karena programnya memang sarapan pagi bergizi, sesuai dengan konsep sekolah boarding,” jelas Arnegi.
Arnegi menambahkan, menu sarapan yang diberikan cukup beragam, kadang berupa nasi, kadang berupa roti dan buah. Namun, ia berharap ke depan menu bisa lebih bervariasi dan mengenyangkan.
“Anak-anak yang tinggal di asrama terbiasa dengan sarapan berat, misalnya nasi goreng atau lontong. Kalau hanya roti, biasanya kenyangnya sebentar. Jadi, semoga minggu depan menu bisa lebih sesuai dengan kebutuhan mereka,” tambahnya.
Dari pantauan di lapangan, menu sarapan yang diterima siswa terdiri dari buah-buahan, roti, serta susu kotak yang dikemas rapi dalam wadah logam bersekat. Para siswa tampak antusias menikmati sarapan tersebut sebelum memulai aktivitas belajar di kelas.
Salah seorang siswa kelas 2, Rafi, yang berasal dari Kabupaten Pesisir Selatan, mengaku senang dengan adanya program ini. Menurutnya, MBG sangat membantu menjaga stamina untuk mengikuti pelajaran di pagi hari.
“Karena sekolah kami boarding, sarapan pagi sangat penting untuk energi sebelum belajar. Program MBG ini sangat bagus dan bermanfaat,” ujarnya.
Program MBG yang diinisiasi pemerintah ini diharapkan tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan makan, tetapi juga meningkatkan kualitas gizi dan konsentrasi belajar siswa.
Dengan asupan sarapan yang sehat, para siswa boarding school seperti di SMA Negeri 2 Harau diyakini dapat lebih fokus dalam mengikuti pelajaran serta aktif dalam kegiatan sekolah. (rid)
Editor : Novitri Selvia