PADEK.JAWAPOS.COM-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto telah berjalan beberapa bulan dan dinikmati oleh ribuan peserta didik di Kabupaten Limapuluh Kota.
Namun, distribusi program ini belum merata ke seluruh sekolah di daerah tersebut. Salah satu sekolah yang masih menanti implementasi program MBG adalah UPT SDN 01 Nagari Bukik Limbuku, Kecamatan Harau.
Pihak sekolah beserta 126 siswanya berharap program makan bergizi tersebut dapat segera dimulai di sekolah mereka pada tahun ini.
Kepala UPT SDN 01 Bukik Limbuku, Gita Ristalia, mengungkapkan bahwa para siswa di sekolahnya sering menanyakan kapan giliran mereka menerima MBG.
Keinginan ini semakin kuat lantaran banyak teman mereka di sekolah lain telah lebih dahulu menerima manfaat dari program tersebut.
“Memang (MBG) belum dimulai di sekolah kami. Anak-anak kami kerap bertanya kapan mereka akan mendapatkan MBG, sama seperti sekolah lainnya,” ujar Gita Ristalia saat dihubungi, Selasa (21/10).
Pihak sekolah sangat berharap program ini dapat terealisasi secepatnya. “Kami berharap di tahun ini sekolah kami sudah bisa menerima manfaat dari MBG. Tentu kami berharap bisa segera dimulai,” tambahnya.
Gita menjelaskan, saat ini sekolah yang ia pimpin memiliki 126 murid yang terbagi dalam enam rombongan belajar (rombel).
Berdasarkan informasi yang diterima pihak sekolah, pasokan MBG nantinya akan disediakan oleh dapur terpusat atau Sentra Penyedia Pangan Gratis (SPPG).
“Menurut informasi yang kami dapat, bahwasanya untuk wilayah Bukik Limbuku dan Taram, SPPG atau dapur penyedia MBG-nya adalah yang ada di Nagari Batu Balang. Saat ini (dapurnya) tengah disiapkan,” jelasnya.
Sebagai informasi, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Limapuluh Kota telah dimulai sejak Mei 2025.
Meski demikian, implementasinya dilakukan secara bertahap dan belum menjangkau seluruh sekolah di 13 kecamatan dan 79 nagari di kabupaten tersebut. (rid)
Editor : Novitri Selvia