Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Polres Limapuluh Kota Gelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana 2025

Syamsu Ridwan • Kamis, 6 November 2025 | 11:05 WIB

LANGKAH ANTISIPASI: Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Syaiful Wachid saat meninjau peralatan kebencanaan usai Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana 2025 di Lapangan Apel Bhayangkara, Rabu (5/11).
LANGKAH ANTISIPASI: Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Syaiful Wachid saat meninjau peralatan kebencanaan usai Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana 2025 di Lapangan Apel Bhayangkara, Rabu (5/11).

PADEK.JAWAPOS.COM-Menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, jajaran Polres Limapuluh Kota bersama instansi terkait menggelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana 2025.

Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Syaiful Wachid, di Lapangan Apel Bhayangkara Polres Limapuluh Kota, Rabu (5/11) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 ini merupakan bagian dari apel kesiapan serentak yang digelar di seluruh Indonesia. Apel gabungan ini diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Limapuluh Kota, para Kapolsek, serta personel lintas instansi.

Turut hadir personel dari TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemadam Kebakaran (Damkar), Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), dan unsur terkait lainnya.

Dalam amanatnya, AKBP Syaiful Wachid menekankan bahwa apel ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel dan sarana prasarana (sarpras) dalam menghadapi potensi bencana alam yang dapat terjadi kapan saja.

“Melalui apel kesiapan ini, kita memastikan seluruh personel dan peralatan dalam kondisi siap pakai. Sehingga, kita semua dapat bergerak sigap, cepat, dan tepat dalam menghadapi setiap potensi bencana yang terjadi di wilayah kita,” ujar kapolres.

Sesuai tujuan tersebut, seusai apel, Kapolres didampingi PJU dan perwakilan pimpinan instansi undangan melakukan inspeksi.

Mereka mengecek kondisi kendaraan operasional, perahu karet, gergaji mesin, dan berbagai peralatan SAR (Search and Rescue) lainnya untuk memastikan semuanya berfungsi optimal.

Lebih lanjut, AKBP Syaiful Wachid menegaskan bahwa penanggulangan bencana adalah tanggung jawab bersama yang menuntut sinergitas kuat.

“Pentingnya sinergitas dan kesiapsiagaan seluruh elemen, baik Polri, TNI, pemerintah daerah, maupun masyarakat, adalah kunci,” tegasnya.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum vital untuk memperkuat koordinasi lintas instansi dalam penanggulangan dan pencegahan bencana alam.

Tujuannya adalah untuk meminimalisir dampak kerugian materiel dan korban jiwa di tengah masyarakat. Kesiapsiagaan ini menjadi sangat relevan jika melihat data bencana, baik di tingkat global maupun nasional.

Laporan United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR) 2025 mencatat lebih dari 124 juta jiwa terdampak bencana alam setiap tahunnya di seluruh dunia.

Sementara itu, data BPBD per 19 Oktober 2025 menunjukkan telah terjadi 2.600 bencana alam di Indonesia. Bencana tersebut didominasi oleh 1.289 kejadian banjir, 544 cuaca ekstrem, 511 kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), 189 tanah longsor, 22 gempa bumi, serta 4 aktivitas gunung berapi.

“Dengan adanya apel kesiapan ini, Polres Limapuluh Kota bersama seluruh unsur terkait berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapan dan kewaspadaan, demi menjaga keselamatan masyarakat dan stabilitas wilayah,” tutup kapolres. (rid)

Editor : Novitri Selvia
#polres limapuluh kota #AKBP Syaiful Wachid #Tanggap Darurat Bencana 2025