Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

BNPB Pusat Evaluasi Penanganan Darurat dan Survei Lapangan di Limapuluh Kota

Syamsu Ridwan • Jumat, 5 Desember 2025 | 10:42 WIB

MEMASTIKAN: Rudy Supriyadi, Penata Penanggulangan Bencana Ahli Madya BNPB, meninjau lokasi pengungsian di Masjid Tazkir, Jorong Ayia Angek, Nagari Kototinggi, Limapuluh Kota.
MEMASTIKAN: Rudy Supriyadi, Penata Penanggulangan Bencana Ahli Madya BNPB, meninjau lokasi pengungsian di Masjid Tazkir, Jorong Ayia Angek, Nagari Kototinggi, Limapuluh Kota.

PADEK.JAWAPOS.COM-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat menggelar evaluasi komprehensif terhadap penanganan darurat bencana dan melakukan survei lapangan di Kabupaten Limapuluh Kota Rabu (3/12).

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari bencana pergerakan tanah dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di kabupaten tersebut.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Penata Penanggulangan Bencana Ahli Madya BNPB Pusat, Rudy Supriyadi. Tujuan kegiatan adalah memastikan penanganan darurat berjalan optimal dan sesuai standar nasional.

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 13.00 dengan rapat evaluasi penanganan darurat bencana di Kantor Camat Gunung Omeh. Pertemuan tersebut membahas pemetaan wilayah terdampak dan langkah-langkah yang telah diambil pascabencana di Limapuluh Kota.

Rudy Supriyadi hadir didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Limapuluh Kota, termasuk Bupati Safni Sikumbang, Wakil Bupati Ahlul Batrito Resha, Kapolres Limapuluh Kota AKBP Syaiful Wachid, Sekretaris Kabupaten Herman Azmar, serta sejumlah kepala dinas terkait dan unsur kecamatan/nagari.

Setelah rapat, rombongan BNPB dan Forkopimda meninjau lokasi pengungsian di Masjid Tazkir, Jorong Ayia Angek, Nagari Koto Tinggi. Di hadapan para pengungsi, Rudy Supriyadi menyampaikan arahan terkait kondisi pergerakan tanah di wilayah tersebut.

Rudy menegaskan bahwa BNPB Pusat memberikan perhatian serius terhadap bencana pergerakan tanah di Limapuluh Kota. Ia menjamin bahwa BNPB akan melakukan kajian komprehensif untuk menilai tingkat keamanan wilayah Ayia Angek sebagai pemukiman.

“Bila hasil kajian menunjukkan bahwa daerah tersebut tidak lagi layak huni, BNPB akan merekomendasikan relokasi sebagai langkah terbaik demi keselamatan masyarakat,” ujar Rudy Supriyadi di hadapan para pengungsi.

Survei lapangan dilanjutkan ke titik bencana di Nagari Baruah Gunung, Kecamatan Bukik Barisan. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh wilayah terdampak mendapatkan perhatian penuh dalam proses penanggulangan dan perencanaan pemulihan pascabencana.(rid)

Editor : Novitri Selvia
#Ayia Angek #bnpb #Gunung Omeh #Rudy Supriyadi #Bukik Barisan