Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Fenomena Sinkhole Situjuah Batua, Ustadz Irwandi Ajak Jadikan Momen Taubat Kolektif

Riyadhatul Khalbi • Jumat, 9 Januari 2026 | 21:47 WIB

Ustadz Irwandi ingatkan warga agar tidak mengaitkan air sinkhole Situjuah dengan hal mistis dan menekankan pentingnya kajian ilmiah demi keselamatan.
Ustadz Irwandi ingatkan warga agar tidak mengaitkan air sinkhole Situjuah dengan hal mistis dan menekankan pentingnya kajian ilmiah demi keselamatan.
PADEK.JAWAPOS.COM—Fenomena sinkhole yang muncul di kawasan persawahan Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batu, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, ramai didatangi warga yang ingin melihat langsung dan sebagian mengambil air dari lokasi tersebut dengan keyakinan membawa berkah.

Ulama Muhammadiyah Payakumbuh mengimbau masyarakat agar tidak salah menafsirkan peristiwa itu dan menempatkannya pada kaidah ilmiah dan syariat.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Payakumbuh, Ustadz Dr. Irwandi Nashir, menyampaikan bahwa fenomena sinkhole harus dipahami sebagai bagian dari hukum alam yang berjalan sesuai ketetapan Allah SWT.

“Munculnya fenomena ini bisa dimaknai sebagai pengingat agar manusia kembali bersyukur dan menyadari betapa lemahnya kita di hadapan kekuatan alam yang dikendalikan-Nya,” ujarnya kepada Padang Ekspres, Jumat (9/1/2026).

Irwandi menjelaskan bahwa Islam menekankan hubungan antara perilaku manusia dan kondisi alam.

Ia menyinggung potensi kerusakan lingkungan seperti eksploitasi air tanah atau pengalihan fungsi lahan yang dapat memperburuk kondisi struktur tanah.

“Ini adalah bentuk fasad (kerusakan) sebagaimana disebutkan dalam QS. Ar-Rum: 41,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa hadis riwayat Tirmidzi menyebut amblesnya tanah sebagai salah satu peringatan jika kemaksiatan merajalela.

Namun, ia menegaskan masyarakat tidak boleh sembarangan menyimpulkan penyebab tanpa kajian ahli.

Menurutnya, yang diperlukan adalah evaluasi bersama dan ajakan untuk memperbaiki diri.

Terkait maraknya warga yang mengambil air dari sinkhole, Irwandi menegaskan pentingnya menjaga kemurnian aqidah.

“Menganggap air sinkhole memiliki karamah atau kesaktian tanpa dalil syar’i maupun bukti medis berisiko jatuh pada tathayyur atau bahkan syirik kecil,” tegasnya.

Baca Juga: Tim Badan Geologi Teliti Penyebab Sinkhole di Situjuah Batua, Ini Temuan Awalnya

Dari sisi kesehatan, ia menjelaskan bahwa air sinkhole berpotensi terkontaminasi bakteri atau material tanah sehingga tidak layak dikonsumsi sebelum diteliti.

“Dalam ajaran Islam, membahayakan nyawa sendiri itu dilarang. Jangan mudah tergiur narasi mistis,” katanya.

Irwandi berharap pemerintah dan instansi teknis segera melakukan penelitian geologi terkait kondisi tanah, serta memberikan edukasi resmi kepada masyarakat.

Menurutnya, informasi yang benar sangat penting untuk mencegah kesalahpahaman dan menjaga keselamatan warga.

“Perlu ada penelitian dan penyampaian informasi agar masyarakat tidak terjebak pada keyakinan keliru atau perilaku yang membahayakan,” ujarnya.(CR4)

Editor : Hendra Efison
#fenomena sinkhole #ulama Muhammadiyah #Sinkhole Situjuah Limapuluh Kota #Momen Taubat Kolektif #Air Sinkhole #Ustadz Irwandi