Pelaksana Tugas (Plt) Wali Nagari Situjuah Batua, Emil Nofri Irsyan, mengatakan pemasangan bendera dilakukan sejak 1 Januari dan akan berlangsung hingga 31 Januari 2026.
“Pemasangan bendera sudah kami laksanakan dari tanggal 1 sampai 31 Januari untuk memperingati Peristiwa Situjuah yang diperingati setiap tahunnya,” ujar Emil.
Menurutnya, pemerintah nagari telah meminta seluruh jorong untuk menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar mengibarkan bendera di rumah masing-masing.
“Kami meminta jorong-jorong untuk mengumumkan kepada warga agar menaikkan bendera. Ini penting untuk menghargai nasionalisme dan menghormati jasa para pejuang,” lanjutnya.
Peristiwa Situjuah yang terjadi pada 15 Januari 1949 merupakan salah satu peristiwa bersejarah di Kabupaten Limapuluh Kota dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Emil menambahkan, puncak peringatan Peristiwa Situjuah ke-77 akan dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2026, dengan mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju.”
“Awalnya direncanakan dihadiri menteri, namun tidak jadi dan akan dihadiri Bupati Limapuluh Kota,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan peringatan akan diisi dengan upacara resmi serta prosesi tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan dan pejuang Peristiwa Situjuah. (rid)
Editor : Adetio Purtama