PADEK.JAWAPOS.COM--Kabupaten Limapuluh Kota kembali menerima bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah tahun 2026. Sapi kurban bantuan presiden tersebut memiliki bobot fantastis mencapai sekitar 1,1 ton dan diberi nama “Tigo Selo”.
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Limapuluh Kota, drh. Devi Kusmira mengatakan, bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Limapuluh Kota. Tahun ini menjadi kali kedua daerah tersebut menerima bantuan sapi kurban presiden.
“Alhamdulillah, sapi yang kita lihat pada hari ini adalah sapi bantuan masyarakat bapak Presiden Prabowo dalam rangka hewan kurban tahun 2026 ini,” ujar Devi saat ditemui di lokasi kandang sapi.
Baca Juga: Bupati Solok Resmikan Program BPBL 2026 di Nagari Kacang Bersama PLN
Ia menjelaskan, sebelumnya Kabupaten Limapuluh Kota juga pernah mendapat perhatian dalam program bantuan sapi presiden. Pada tahun 2024 lalu, sapi asal Limapuluh Kota bernama “Peton” bahkan sempat mewakili Sumatera Barat dalam usulan sapi kurban tingkat provinsi.
“Dulu pernah kita pada tahun 2024 itu mengusulkan sapi untuk Provinsi Sumbar melalui sapi kita di Kabupaten Limapuluh Kota dengan nama Peton yang mempunyai cerita, waktu itu mewakili untuk sapi Sumatera Barat,” katanya.
Menurut Devi, sejak dua tahun terakhir program bantuan sapi kurban presiden mulai diberikan secara merata kepada setiap kabupaten dan kota di Indonesia. Tahun ini, Limapuluh Kota kembali dipercaya menerima bantuan tersebut untuk disembelih di daerah setempat.
Baca Juga: Pemko Pariaman Perkuat Sistem Cepat Tangani Kekerasan Perempuan dan Anak, Kasus Masih Tinggi
“Nah alhamdulillah pada dua tahun ini sapi presiden ini sudah diberikan setiap kabupaten/kota dan ini kali kedua untuk pemotongan di Kabupaten Limapuluh Kota,” ucapnya.
Sebelum penetapan sapi bantuan presiden dilakukan, pihaknya terlebih dahulu melakukan seleksi terhadap sejumlah kandidat sapi terbaik di Limapuluh Kota. Dari beberapa kandidat tersebut, akhirnya terpilih sapi “Tigo Selo” milik peternak Riri Rohmadi yang berasal dari Jorong Kapalo Koto, Nagari Durian Gadang, Kecamatan Akabiluru.
“Untuk sapi ini, kita mempunyai beberapa ekor kandidat waktu itu, nah kita pilihlah sapi yang paling berat, sehingga terpilihlah sapi ‘Tigo Selo’ di Jorong Kapalo Koto, Nagari Durian Gadang, Kecamatan Akabiluru sebagai wakil untuk pemotongan di Kabupaten Limapuluh Kota,” jelasnya.
Baca Juga: Polsek Koto Baru Tertibkan Truk Sawit tanpa Terpal di Jalur Lintas Sumatera
Devi menyebutkan, sapi “Tigo Selo” memiliki berat sekitar 1,1 ton dengan usia sekitar empat tahun. Kondisi sapi dinilai sehat dan layak dijadikan hewan kurban bantuan presiden pada Iduladha tahun ini.
“Adapun berat ‘Tigo Selo’ kurang lebih 1,1 ton dengan umur empat tahun dengan pemilik Riri Rohmadi,” tambahnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota merencanakan penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden Prabowo tersebut akan dilaksanakan di salah satu masjid di Nagari Maek, Kecamatan Bukit Barisan saat Hari Raya Iduladha mendatang. (rid)
Editor : Adetio Purtama