Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Limapuluh Kota Ludes Terbakar

Syamsu Ridwan • Jumat, 12 Juni 2026 | 11:00 WIB
Sebuah rumah milik warga di Jorong Batu Balah, Nagari Gunuang Malintang, Limapuluh Kota, ludes terbakar diduga akibat korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (DOKUMENTASI DINAS DAMKAR LIMAPULUH KOTA)
Sebuah rumah milik warga di Jorong Batu Balah, Nagari Gunuang Malintang, Limapuluh Kota, ludes terbakar diduga akibat korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (DOKUMENTASI DINAS DAMKAR LIMAPULUH KOTA)

PADEK.JAWAPOS.COM–Sebuah rumah milik warga di Jorong Batu Balah, Nagari Gunuang Malintang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, ludes dilalap api pada Kamis (11/6/2026) sore. Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Limapuluh Kota, Fiddria Fala, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 17.29 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

"Empat menit setelah menerima laporan, petugas diberangkatkan menuju lokasi dengan menggunakan dua unit armada dari Posko Pangkalan dan Posko Kapur IX," ujar Fiddria, Jumat (12/6/2026).

Baca Juga: PWI Sumbar Gelar Seleksi Atlet Wartawan untuk Porwanas 2027 di Lampung

Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi pada pukul 17.47 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

"Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 19.20 WIB setelah dilakukan proses pemadaman dan pendinginan," katanya.

Rumah yang terbakar diketahui milik Afrizal Umar (63). Berdasarkan informasi yang diperoleh petugas, korban pertama kali mengetahui kejadian tersebut setelah melihat api sudah dalam kondisi membesar sebelum akhirnya melaporkan peristiwa itu kepada Dinas Pemadam Kebakaran.

Baca Juga: Peluang Besar UMKM, Ujian Tata Kelola, Margin 0% KUR Syariah Bank Nagari

Sebanyak 11 personel Damkar dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut. Selain melakukan pemadaman, petugas juga memastikan proses pendinginan berjalan optimal untuk mencegah munculnya titik api baru.

Dalam proses penanganan di lapangan, petugas Damkar turut dibantu oleh personel Polsek Pangkalan yang melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Namun, rumah milik korban mengalami kerusakan berat akibat amukan si jago merah. Hingga saat ini, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Baca Juga: Memilih Kosmetik Halal di Ranah Minang, Antara Panggilan Iman dan Rasionalitas Gaya Hidup

Fiddria mengungkapkan bahwa berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dengan rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing guna mengurangi risiko terjadinya kebakaran.

"Pastikan instalasi listrik dalam kondisi baik dan gunakan peralatan listrik sesuai standar agar risiko kebakaran dapat diminimalkan," pungkasnya.

Baca Juga: Bisnis Syariah Itu Kaffah

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya memastikan keamanan instalasi listrik di rumah, terutama untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat mengakibatkan kerugian besar. (rid)

Editor : Adetio Purtama
#limapuluh kota #korsleting listrik #rumah terbakar #kabakaran