PKM SURI-TERA UNP Dorong Pertanian Berkelanjutan dengan Teknologi Panel Surya

Adetio Purtama • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:58 WIB
UNP menghadirkan irigasi panel surya bagi Kelompok Tani Mandiri di Mungka, Lima Puluh Kota, sekaligus meningkatkan literasi pertanian berkelanjutan. (DOKUMENTASI UNP)
UNP menghadirkan irigasi panel surya bagi Kelompok Tani Mandiri di Mungka, Lima Puluh Kota, sekaligus meningkatkan literasi pertanian berkelanjutan. (DOKUMENTASI UNP)

PADEK.JAWAPOS.COM–Universitas Negeri Padang (UNP) kembali menghadirkan inovasi berbasis teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat melalui kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) SURI-TERA: Pemberdayaan Kelompok Tani melalui Irigasi Panel Surya dan Literasi Pertanian Berkelanjutan di Kenagarian Mungka, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Program tersebut merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Reguler yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (KemDiktisaintek). Kegiatan diarahkan untuk memperkuat kapasitas kelompok tani melalui penerapan teknologi tepat guna sekaligus meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai praktik pertanian berkelanjutan.

Melalui program SURI-TERA, tim pengabdian UNP memperkenalkan pemanfaatan energi terbarukan berupa panel surya sebagai sumber energi untuk mendukung sistem irigasi pertanian.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumbar Kamis 20 Agustus 2026: 6 Kota Berawan, Bukittinggi Hujan Ringan

Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif yang lebih efisien dan ramah lingkungan bagi petani, khususnya dalam mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dalam pengoperasian pompa irigasi.

Dorong Efisiensi Pengairan Sawah

Penerapan irigasi berbasis panel surya menjadi salah satu bagian utama program. Teknologi tersebut memungkinkan kebutuhan energi untuk pengairan lahan pertanian memanfaatkan energi matahari sebagai sumber energi alternatif.

Ketua Kelompok Tani Mandiri, Endang S. Putra, menyampaikan apresiasi atas bantuan teknologi yang diberikan melalui program tersebut.

Baca Juga: Teluk Katurai Diusulkan Jadi Hub Wisata Bahari Mentawai dari BIM

Menurutnya, keberadaan sistem irigasi panel surya membantu kelompok tani memenuhi kebutuhan pengairan sawah dengan lebih efisien.

Dengan adanya teknologi tersebut, petani dapat kembali mengairi lahan tanpa sepenuhnya bergantung pada bahan bakar solar. Penggunaan energi matahari juga dinilai dapat membantu menekan biaya operasional sekaligus menyediakan alternatif energi yang lebih ramah lingkungan.

Tidak Hanya Serahkan Teknologi

Program SURI-TERA tidak hanya berfokus pada pemberian teknologi kepada kelompok tani. Tim pengabdian UNP juga memberikan edukasi mengenai literasi pertanian berkelanjutan.

Baca Juga: Final Junior DBL Padang 2026: SMP Maria vs SMPN 1 di Putri, SMP Maria vs SMPN 8 di Putra

Edukasi tersebut bertujuan agar masyarakat tidak sekadar mampu mengoperasikan teknologi yang diberikan, tetapi juga memahami prinsip pengelolaan pertanian yang efektif, efisien, dan memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Rangkaian kegiatan mencakup edukasi literasi pertanian berkelanjutan, demonstrasi serta pemanfaatan sistem irigasi berbasis panel surya, serah terima teknologi tepat guna kepada kelompok tani, hingga penyerahan buku literasi pertanian sebagai sumber informasi bagi masyarakat.

Kegiatan dipimpin oleh Mita Domi Fella Henanggil, M.Pd., bersama Elva Rahmah, Ph.D., Dr. Iffarial Nada, M.Pd.T., Dr. Ayu Gustia Ningsih, M.Pd., dan Fauzi Rahman, cand. M.Pd.T.

Baca Juga: Final Junior DBL Padang 2026: SMP Maria vs SMPN 1 di Putri, SMP Maria vs SMPN 8 di Putra

Pelaksanaan program juga melibatkan Kelompok Tani Mandiri dan Pemerintah Nagari Mungka. Kolaborasi tersebut dilakukan agar teknologi dan materi pemberdayaan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Didukung Pemerintah Nagari Mungka

Program pemberdayaan tersebut mendapat dukungan dari Wali Nagari Mungka, Epi Adri, S.KM., M.Kes. Ia mengapresiasi kontribusi UNP dalam menghadirkan kegiatan pengabdian yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Ia berharap kolaborasi antara UNP dan masyarakat Nagari Mungka dapat terus berlanjut melalui program-program pemberdayaan lainnya sehingga manfaat yang dirasakan masyarakat semakin luas.

Baca Juga: Donor Darah Semen Padang Kumpulkan 326 Kantong untuk PMI Padang

Sementara itu, melalui PKM SURI-TERA, UNP berupaya mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, literasi, dan pemberdayaan masyarakat untuk menjawab persoalan nyata di sektor pertanian.

Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah nagari, dan kelompok tani diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemandirian serta produktivitas masyarakat.

Dukung Pertanian Berkelanjutan dan SDGs

Program SURI-TERA juga memiliki keterkaitan dengan sejumlah tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Baca Juga: Dukung 813 Huntap, Produksi Sepablock Semen Padang Naik Jadi 200 Unit

Di antaranya SDG 2 Tanpa Kelaparan melalui penguatan pertanian berkelanjutan, SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan literasi petani, serta SDG 6 Air Bersih dan Sanitasi Layak melalui pemanfaatan sistem irigasi yang lebih efektif.

Penggunaan panel surya juga mendukung SDG 7 Energi Bersih dan Terjangkau, sementara praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan berkaitan dengan SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab dan SDG 13 Penanganan Perubahan Iklim.

Selain itu, keterlibatan UNP, KemDiktisaintek, pemerintah nagari, dan kelompok tani mencerminkan semangat SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Baca Juga: 5 Kandidat MVP Junior DBL Padang 2026, Dua SMP Kuasai Nominasi Putri

Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari semangat Kampus Berdampak, yakni mendorong perguruan tinggi agar tidak hanya berperan dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga menghadirkan inovasi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Melalui inovasi irigasi panel surya dan penguatan literasi pertanian, UNP berupaya mendorong masyarakat tani di Nagari Mungka agar semakin adaptif terhadap teknologi, mandiri dalam pengelolaan pertanian, serta mampu menerapkan praktik pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan. (*)

Editor : Adetio Purtama
Panel Surya Lima Puluh Kota unp kelompok tani