PADEK.JAWAPOS.COM — Jalan Simalanggang-Koto Baru di Kabupaten Limapuluh Kota yang selama sekitar setahun terakhir dipenuhi lubang mulai direkonstruksi. Kerusakan jalan yang sebelumnya kerap ditutup warga secara swadaya kini ditangani melalui pekerjaan rekonstruksi.
Pekerjaan di ruas tersebut mulai dilakukan sejak Senin (28/9). Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, ruas Simalanggang-Koto Baru merupakan satu dari lima ruas jalan yang masuk dalam program penyelenggaraan dan rekonstruksi jalan kabupaten/kota.
Empat ruas lainnya yakni Lampasi-Mungka, Koto Baru-Bukik Apik, Balai Rupih-Batang Punik, serta Bukik Apik-Simpang Sugiran.
Pekerjaan lima ruas tersebut memiliki nilai kontrak Rp5.134.601.432 dengan waktu pelaksanaan 90 hari kalender.
Pelaksana pekerjaan yakni PT Pasindo Prima Kreasi, dengan sumber dana APBD (TKD) Kabupaten Limapuluh Kota Tahun Anggaran 2026.
Reski (26), pelaksana pekerjaan di ruas Simalanggang-Koto Baru, mengatakan pekerjaan mulai dikerjakan pada awal pekan ini. Menurutnya, ruas tersebut sebelumnya belum pernah diperbaiki.
Kerusakan jalan selama ini dirasakan warga Simalanggang. Winadia (25) mengatakan lubang di badan jalan awalnya berukuran kecil, tetapi semakin membesar dalam sekitar setahun terakhir.
Warga sebelumnya berupaya menutup lubang secara swadaya. Material seperti pasir dimasukkan ke dalam lubang, terutama oleh warga yang sedang membangun rumah.
“Lebih-lebih dari orang membangun rumah,” ujarnya.
Menurut Winadia, penambalan juga pernah dilakukan pada sejumlah bagian jalan yang berlubang. Namun, kerusakan kembali terjadi sehingga kondisi jalan semakin buruk.
Ia mengatakan kecelakaan beberapa kali terjadi di kawasan tersebut. Risiko semakin tinggi ketika hujan karena lubang dipenuhi air sehingga pengendara sulit memperkirakan kedalamannya.
“Apalagi kalau mobil berebut jalan. Kalau dimasukkan mobil ke dalam lubang itu mobil kandas,” katanya.
Kini, badan jalan yang rusak mulai ditangani. Material kerikil telah ditimbun di sejumlah bagian ruas Simalanggang-Koto Baru yang tengah direkonstruksi.
Winadia berharap pekerjaan tersebut segera diselesaikan sehingga masyarakat dapat kembali melintasi jalan dengan lebih aman.
Ia juga berharap ruas jalan lain yang masih mengalami kerusakan, termasuk di kawasan Mungka dan sekitar pasar, turut mendapat perbaikan.(mg8)
Editor : Hendra Efison