Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Idris, pemilik Idi Apam di Kampungkaliang, Lohong Pariaman Tengah: Sajian Sederhana, Perpaduan Dua Budaya dalam Satu Rasa

ZikriNiati ZN • Sabtu, 25 April 2026 | 12:28 WIB
Idris, penjual Idi Apam. (ZIKRINIATI ZN/PADEK)
Idris, penjual Idi Apam. (ZIKRINIATI ZN/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM - Kuliner khas Pariaman, terkenal kaya rasa. Tak hanya makanan original Pariaman ada juga makanan yang merupakan perpaduan antara Pariaman dan warga India keturunan Idi Apam salah satunya, makanan ini merupakan makanan keturunan India yang ada di Pariaman. 

Sekilas makanan ini serupa putu mayang namun Idi Apam memiliki cita rasa khas tersendiri.

Idi Apam terbuat dari adonan tepung beras yang kemudian dicetak hingga menyerupai mie yang berbentuk kotak. Untuk saos terbuat dari santan, gula merah dan rempah khas India. Rasanya gurih dan manis serta legit.

Harga jual idi apam, Rp 6000 / kotak. Idris, menyebut usaha ini telah ada sejak lama dari orangtuanya dan dilanjutkan istrinya sejak tahun 2019. Setiap harinya 30 kotak idi apam terjual. Lokasi usaha di Kampungkaliang Lohong Pariaman Tengah.

IdiApam biasanya menjadi penganan khas bagi warga keturunan India di Pariaman dalam berbagai acara. Terutama saat hari -hari besar seperti lebaran, Idi Apam pasti menjadi menu yang selalu tersedia.

“ Istri saya membuat Idi Apam sejak remaja, ibunya yang mengajarkan. Kami juga menerima pesanan online dengan sistim COD dan menerima pesanan dalam jumlah besar untuk pesta pernikahan,”ujarnya.

Hanya saja, kalau ingin mencarinya jangan lewat pukul 10 pagi. Karena kami buka pukul 6.00 Wib sampai pukul 10.00 Wib. “ Paling kalau jualan agak sendat, kami berjualan sampai pukul 11.00 Wib, “ ujarnya lagi.

Menjual Idi Apam sebut Idris, tak hanya cerita tentang semata meraih cuan saja namun juga merawat tradisi makanan khas keluarga. Apalagi Idi Apam sangat disuka semua kalangan. (nia)

Editor : Adriyanto Syafril
#makanan tradisional #kuliner