Dengan menggunakan menggunakan pesawat ATR 72-500 atau ATR 72-600. Pesawat ini dioperasikan untuk melayani rute penerbangan pendek dan menengah di Indonesia.
“Alhamdulillah, kami baru saja berkomunikasi dengan owner Lion Air Group pak Rusdi Kirana yang menyebutkan, Wings Air bersedia membuka sejumlah penerbangan pendek baru dari dan ke Sumbar melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan Bandara Mentawai. Ini merupakan jawaban dari aspirasi masyarakat Sumbar yang sering disampaikan kepada kami,” kata Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI ini, Rabu (12/2/2025).
“Insya Allah, sebelum 20 Maret 2025 pesawat ini bisa terbang dengan tujuan-tujuan yang baru itu. Yang akan membantu masyarakat Sumbar yang membutuhkan penerbangan jarak pendek ini,” kata Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar ini.
Andre Rosiade menyebutkan Wings Air yang menggunakan pesawat ATR 72-500 dan ATR 72-600 dapat melayani rute penerbangan pendek dan menengah di Indonesia.
“Dengan kapasitas yang hanya 78 kursi, tentu akan sangat membantu jadwal bisa lebih sering. Semoga semua perizinan bisa selesai dan penerbangan bisa segera,” kata Andre Rosiade.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sumbar Dedy Diantolani berterima kasih kepada Andre Rosiade yang telah membantu menjembatani permintaan pembukaan rute pesawat baru di Sumbar, baik ke Mentawai atau daerah tetangga luar provinsi.
“Terima kasih Pak Andre Rosiade. Kita di Sumbar siap melengkapi dan memberikan semua surat atau dokumen yang diperlukan. Karena pembukaan rute penerbangan baru ini sangat diperlukan oleh masyarakat yang tinggal di Mentawai dan untuk segera mendatangi lokasi bisnis atau keluarganya yang selama ini belum terjangkau transportasi udara,” katanya.
Dedy menyebutkan, Dishub Sumbar juga langsung bersurat kepada owner Lion Air Group 7 Februari 2025 setelah Rusdi Kirana dihubungi Andre Rosiade untuk membuka penerbangan baru ini.
“Kami sudah bertemu Pak Andre di DPR. Beliau meminta kami mengirim surat kepada direktur Wings Air. Sudah kami kirim pada 7 Februari 2025. Alhamdulillah langsung dijawab dan diterima,” kata alumni SMAN 4 Padang ini.
Pada surat bernomor 552.4/1067/DISHUB-SB/2025 perihal permintaan armada penerbangan kepada Direktur Utama Wings Air itu, Kepala Dishub Sumbar menuliskan, untuk menunjang kelancaran perjalanan dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jasa transportasi udara di wilayah Provinsi Sumatra Barat perlu dilakukan optimalisasi pemanfaatan Bandar Udara dan ketersediaan Armada Penerbangan yang memadai.
Pekerjaan Pengembangan Bandar Udara Mentawai (BUM)di Kabupaten Kepulauan Mentawai telah selesai dilaksanakan pada tahun 2023 dengan ukuran Runway 1.500 ×30 meter dan dapat mengoperasionalkan pesawat dengan jenis ATR-72 kapasitas penumpang ±70 orang, yang sebelumnya hanya dengan pesawat jenis Cessna grandcaravan kapasitas penumpang 12 orang.
Dishub Sumbar mohon kesediaan untuk dapat mengoperasionalkan pesawat dengan jenis ATR-72 guna melayani rute penerbangan BIM ke BUM di Kepulauan Mentawai (PP). Agar transportasi perjalanan orang dapat berjalan dengan baik dan lancar. (*)
Editor : Hendra Efison