PADEK.JAWAPOS.COM–Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang melakukan pengamanan terhadap 3 wanita dan satu pria dari sebuah rumah kos khusus perempuan yang berada di wilayah Kecamatan Padang Timur, Sabtu dini hari (25/4/2026).
Operasi tersebut berawal dari aduan warga sekitar yang resah akibat kehadiran seorang laki-laki yang rutin mendatangi kos pada jam-jam tidak wajar.
Menanggapi laporan tersebut, tim gabungan Satpol PP Kota Padang, Dubalang Kota, serta Bawah Kendali Operasi (BKO) Kecamatan Padang Timur turun langsung mengecek informasi di lapangan.
Baca Juga: Padel, Ruang Baru Bersosialisasi
Saat dilakukan pemeriksaan dengan pendekatan persuasif dan humanis, tim petugas menemukan fakta bahwa keempat individu tersebut tidak membawa kartu identitas.
Temuan lain yang mengejutkan, salah seorang perempuan ternyata memiliki dua anak yang masih berusia di bawah umur. Kondisi ini membutuhkan penanganan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Keempat orang itu kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Padang untuk diserahkan kepada penyidik. Mereka menjalani proses pendataan dan pembinaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Tiba di Madinah, Jamaah Haji Padang Langsung ke Pemondokan Dekat Masjid Nabawi
Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian, Harvi Dasnoer yang memimpin operasi ini, menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya menjalankan fungsi penegakan peraturan.
"Kami hadir tidak hanya untuk menegakkan peraturan daerah, tetapi juga memberikan pembinaan dan perlindungan kepada masyarakat," katanya.
Harvi mengajak masyarakat mematuhi norma serta ketentuan yang berlaku. Dia juga mendorong warga untuk aktif menyampaikan informasi bila menemukan indikasi gangguan ketertiban dan ketentraman umum.
Baca Juga: Real Madrid Ditahan Betis 1-1, Peluang Juara La Liga Kian Menipis, Mbappe Cedera
Satpol PP Kota Padang menyatakan tetap konsisten mengemban tugas secara profesional dengan mengutamakan pendekatan humanis demi mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga. (cc1)
Editor : Adetio Purtama