PADEK.JAWAPOS.COM–Tim SAR gabungan berhasil menemukan keberadaan seorang pria yang dilaporkan hilang akibat tenggelam di aliran Banjir Kanal, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Jumat pagi (1/5/2026).
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (Kode Hitam) setelah dilakukan upaya pencarian menyeluruh.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton, menyatakan bahwa korban bernama Fajar Saputra (29), warga Jalan Tabiang Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo.
Baca Juga: Pengedar 47 Kg Sabu Divonis Seumur Hidup di Padang, Tuntutan Mati Ditolak
Korban yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh harian lepas atau pencari barang bekas ini dilaporkan hilang sekitar pukul 08.15 WIB.
"Korban diduga terpeleset saat sedang mencari barang rongsokan di sekitar bendungan Banjir Kanal, dekat Jembatan Taman Siswa (Tamsis). Berdasarkan laporan, kejadian terjadi di wilayah Kelurahan Jati Baru, Kecamatan Padang Timur, dan terbawa arus menuju Alai Parak Kopi," ujar Hendri dalam keterangannya, Jumat.
Merespons laporan tersebut, Pusdalops PB BPBD Kota Padang di bawah komando Kalaksa dan Kabid KL langsung mengerahkan personel untuk melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai.
Upaya ini melibatkan kekuatan penuh dari Tim SAR Gabungan, yang terdiri dari BPBD, Damkar, Basarnas, TNI, Polri, Satpol PP, PMI, Tagana, KSB, hingga relawan dan masyarakat setempat.
Setelah hampir tiga jam melakukan pencarian, update pencarian membuahkan hasil pada pukul 10.54 WIB. Jasad korban ditemukan mengambang sekitar 500 meter dari lokasi awal dilaporkan hilang atau Last Known Position (LKP).
"Korban sudah ditemukan sekitar 500 meter dari titik awal kejadian. Saat ditemukan, kondisi korban sudah meninggal dunia," tambah Hendri.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumbar Jumat 1 Mei 2026: Padangpanjang Hujan Petir, Padang Diguyur Hujan Ringan
Pasca-evakuasi, jenazah Fajar Saputra langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur kewilayahan termasuk Camat dan Lurah setempat guna memastikan proses penanganan berjalan lancar. (cc1)
Editor : Adetio Purtama