Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Cuaca Capai 40 Derajat, Petugas Intensifkan Pemeriksaan Kesehatan JCH

Rommy Delfiano • Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:30 WIB
Petugas memeriksa kondisi kesehatan JCH jelang puncak haji, beberapa waktu lalu. (DOK KEMENHAJ SUMBAR)
Petugas memeriksa kondisi kesehatan JCH jelang puncak haji, beberapa waktu lalu. (DOK KEMENHAJ SUMBAR)

PADEK.JAWAPOS.COM - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter PDG 12 Embarkasi Padang melakukan visitasi kesehatan terhadap jamaah calon haji (JCH) yang menginap di Al Hidayah Towers Hotel, Makkah, beberaap waktu lalu.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan kondisi kesehatan jamaah tetap terjaga menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Visitasi dilakukan secara langsung ke kamar-kamar jamaah yang berada di lantai 3 dan lantai 4 sayap kiri hotel.

Dalam kegiatan itu, petugas memantau kondisi fisik jemaah usai menjalankan umrah wajib sekaligus memberikan edukasi kesehatan menjelang tahapan Armuzna yang dikenal sebagai fase paling padat dan menguras energi selama pelaksanaan ibadah haji.

Kegiatan visitasi melibatkan ketua kloter, pembimbing ibadah, tenaga kesehatan haji (TKH), hingga Petugas Haji Daerah (PHD).

Seluruh petugas bekerja sama memastikan kesiapan fisik dan mental jamaah agar dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan aman dan lancar.

Dokter Kloter PDG 12, dr. Maulidya Rahmi, mengimbau jamaah mulai membatasi aktivitas fisik berlebihan dan menghemat tenaga untuk menghadapi puncak haji dalam beberapa waktu mendatang.

“Jamaah perlu menghemat tenaga untuk puncak haji nanti. Pastikan pola makan terjaga, ukur kemampuan diri, dan jangan memaksakan aktivitas yang dapat menguras stamina,” ujar Maulidya saat memberikan edukasi kesehatan kepada jemaah.

Selain itu, petugas kesehatan juga mengingatkan pentingnya menjaga daya tahan tubuh di tengah cuaca ekstrem Kota Makkah.

Jamaah diminta rutin menggunakan masker, menjaga kebersihan tangan menggunakan hand sanitizer, memperbanyak konsumsi air putih, serta mengatur waktu istirahat dengan baik.

Menurut Maulidya, suhu udara di Kota Makkah dalam beberapa hari terakhir mencapai lebih dari 40 derajat Celsius pada siang hari. Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko kelelahan dan dehidrasi bagi jamaah apabila tidak menjaga kondisi tubuh secara optimal.

Petugas kloter juga membuka layanan konsultasi kesehatan selama jemaah berada di Tanah Suci. Jamaah diminta segera melaporkan setiap keluhan kesehatan agar dapat segera ditangani oleh tenaga medis.

“Jika ada keluhan kesehatan, segera hubungi dokter, perawat, atau petugas kloter lainnya agar bisa cepat ditangani dan tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius,” katanya.

PPIH Embarkasi Padang juga terus memperkuat layanan pendampingan bagi jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan jamaah risiko tinggi (risti).

Pendampingan dilakukan agar seluruh jemaah dapat menjalani rangkaian ibadah haji dengan aman hingga seluruh tahapan Armuzna selesai dilaksanakan.

Visitasi kesehatan tersebut menjadi bagian dari upaya pelayanan haji tahun 2026 yang mengusung semangat ramah lansia, disabilitas, dan perempuan. Melalui pelayanan itu, petugas berharap seluruh jemaah tetap sehat serta mampu menjalankan puncak ibadah haji secara optimal di Tanah Suci. (*)

Editor : Adriyanto Syafril
#PPIH Kloter PDG 12 #visitasi kesehatan #embarkasi padang #Armuzna #jamaah calon haji