PADEK.JAWAPOS.COM–Banjir melanda Kampung Guo, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Kamis (21/5/2026) malam sekitar pukul 19.45 WIB.
Bencana ini dipicu oleh intensitas hujan ekstrem di wilayah hulu Sungai Guo yang menyebabkan luapan air dalam jumlah besar.
Camat Kuranji, Rozaldi Rosman, membenarkan kejadian tersebut. "Ya, untuk banjir yang melanda sekitar pukul 19.45 WIB," ujar Rozaldi kepada Padek, Jumat (22/5/2026).
Baca Juga: Gubernur Mahyeldi Tegaskan Sumbar Siaga Hadapi Karhutla 2026, Pencegahan Jadi Fokus Utama
Banjir tersebut menerjang kawasan perbatasan antara RT 2 RW 6 dengan RT 4 RW 5 di Kampung Guo. Berdasarkan data sementara, sebanyak 40 unit rumah dengan 50 kepala keluarga atau sekitar 140 jiwa terdampak langsung oleh bencana ini.
Kondisi di lokasi kejadian terpantau cukup parah. Rumah-rumah warga dipenuhi lumpur sisa banjir, sementara sebuah jembatan yang dibangun roboh akibat hantaman deras dari debit air yang kuat.
Pemerintah setempat segera mengambil langkah tanggap darurat. Setelah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, alat berat yang sebelumnya berada di Bukit Lagan akan dipindahkan ke lokasi bencana untuk mempercepat proses pembersihan dan perbaikan.
Baca Juga: Preview Persija Jakarta vs Semen Padang FC: Rekor Head to Head Berpihak ke Kabau Sirah
"Setelah dikoordinasikan dengan Kadis PUPR, insya Allah untuk alat berat di Bukit Lagan akan digeser ke lokasi yang terdampak," jelas Rozaldi.
Pihak Kecamatan Kuranji juga tengah mengupayakan pembentukan dapur umum guna menyediakan makanan bagi warga yang terdampak.
Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan logistik korban banjir tetap terpenuhi selama proses pemulihan berlangsung.
Baca Juga: Satpol PP Damkar Kota Solok Edukasi Bahaya Kebakaran kepada Siswa SDIT Leadership Quran
Camat Kuranji mengkhawatirkan potensi banjir susulan mengingat cuaca masih tidak menentu. Rozaldi meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang untuk menempatkan personel siaga di lokasi.
"Kondisi saat ini, jika kembali terjadi hujan badai, kami mohon bantuan BPBD untuk standbykan personel di lokasi tersebut," pungkas Rozaldi.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan pembersihan lumpur masih terus dilakukan oleh petugas gabungan. Warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas berwenang. (cc1)
Editor : Adetio Purtama